Antisipasi Kebakaran, Lapas Kelas II Pekalongan Siapkan Apar Dan Alarm Tiap Blok

  • Bagikan
Percobaan pengoperasian Apar di Lapas kelas II Kota Pekalongan

PEKALONGAN – Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kota Pekalongan, Jawa Tengah melakukan pengecekan sarana dan prasarana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) ll A guna mencegah terjadinya kebakaran, seperti yang terjadi di lapas Tangerang beberapa waktu lalu.

“Hari ini kita cek kelengkapan sarana proteksi, kesiapan sdm dalam mengoperasikan, SOP dan lainnya sebagai antisipasi terjadinya kebakaran,” kata Kasatpol PP, Sri Budi Santoso kepada media di Lapas Pekalongan, Senin (13/9/2021).

Baca Juga :   244 Warga Binaan Lapas Pekalongan Dapat Remisi Hut RI ke 76

Pria yang biasa dipanggil SBS ini menjelaskan, lima belas menit pertama merupakan salah satu penentu terjadinya kebakaran karena api masih kecil dan bisa dikendalikan.

Untuk itu, pihaknya akan mengadakan pelatihan dan sosialisasi terkait penanganan kebakaran bagi jajaran lapas kota Pekalongan pada Kamis, 16 September 2021 mendatang.

Kalapas ll A Kota Pekalongan Agus Heryanto mengaku, bahwa Standar Operasional Prosedur (SOP) mitigasi bencana di lapas Kota Pekalongan sudah ada dan dilaksanakan terutama banjir. Karena lapas kelas ll A merupakan wilayah yang sering terjadi banjir, baik air hujan maupun laut (rob).

Baca Juga :   Jelang Malam Tahun Baru 2020, Polsek Senen Gelar Apel Pasukan Pam

Selain SOP yang sudah ada, salah satu upaya Lapas dalam mencegah kebakaran dengan memasang alarm pada setiap blok huniannya.

“Salah satu upaya preventif kita dalam mencegah terjadinya bencana dengan melakukan trolling (kontrol keliling) setiap waktu, cek instalasi listrik serta pemasangan alarm tiap blok hunian,” terang Agus.

Untuk Alat Pemadam Api Ringan (Apar) yang ada di lapas, Agus mengatakan bahwa dari delapan apar yang tersedia, dua diantaranya masih berfungsi dengan baik. Sedangkan enam lainnya akan dilakukan pemeliharaan.

Baca Juga :   Menang Telak Dalam Pilkades 2020, Ini Kata Abdul Rahman Kepala Desa Terpilih Banjar Waru

“Ada 8 apar, 6 lainnya butuh pemeliharaan. Semoga semua apar bisa berfungsi dengan baik nantinya dan lapas ini aman terkendali,” pungkas Agus.

Reporter: em-aha

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *