Kebakaran Hanguskan Rumah Produksi Kerupuk dan 2 Hunian Warga di Pekalongan

  • Bagikan
Api melumat rumah produksi kerupuk di Kelurahan Sapurokebulen, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, Jawa Tengah pada Sabtu (21/8/2021) malam

KOTA PEKALONGAN – Kebakaran melanda sebuah rumah produksi krupuk dan dua rumah warga di RT 02 RW 16, Kelurahan Sapurokebulen, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, Jawa Tengah pada Sabtu (21/8/2021) malam.

Kebakaran yang terjadi pukul 19.00 WIB itu menghanguskan bangunan milik Wahroni (50) yang sehari-hari dijadikan produksi pembuatan kerupuk.

“Pak Wahroni, selaku pengusaha dan pemilik rumah produksi kerupuk merasa sudah mematikan tungku bekas penggorengan kerupuk, kemudian ditinggal Sholat. Sekira pukul 19.00 WIB api sudah membakar bagian dapur,” terang Kompol Willer Napitupulu, Kapolsek Pekalongan Barat Kepada Eranasional, Minggu (22/8/2021).

Baca Juga :   Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Tabrak Lari Pesepeda di Makassar, Ternyata Sopir Kadinsos Takalar

Kapolsek menambahkan, 2 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan guna menjinakkan si jago merah.

“Ada 2 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan. Dan api berhasil dipadamkan sekira pukul 22.00 WIB. Selain rumah pak Wahroni, 2 rumah warga juga ikut terbakar yakni ibu Domah dan pak Alif. Tidak ada korban jiwa,” lanjutnya.

Sementara itu, Eko Ikhwanto (28) putra dari Domah mengatakan, saat terjadinya kebakaran dirinya dan ibunya masih berada didalam rumah.

Baca Juga :   Baru 2 Pekan Maddaremeng Tinggalkan Kota bobong, Masalah Sampah Mulai Tak Tertangani

“Waktu itu masih didalam rumah, terus kok ada suara pletak-pletek. Setelah saya cek, atap belakang rumah sudah terbakar akhirnya saya dan ibu keluar rumah minta bantuan warga,” katanya.

Ia mengaku, kerugian yang mereka derita ditaksir hingga ratusan juta rupiah.

“Dari dokumen, barang-barang, tabungan dan lainnya semua ludes mas. Kerugian bisa mencapai 200an juta,” tambahnya.

Baca Juga :   PDIP Jabar Resmi Umumkan Calon Kepala Daerah di 8 Pilkada, Kota Depok Pradi - Afifah

Terpisah, Saminta Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan menghimbau agar masyakarat lebih waspada dan teliti, cek sampai kondisi benar-benar sudah aman.

“Karena ini sudah kerap kali terjadi. Kami menghimbau kepada masyarakat, khususnya para pengusaha yang berada di pemukiman padat penduduk dan menggunakan bahan bakar kayu dalam usahanya. Untuk lebih waspada dan selalu mengecek kondisi benar-benar sudah aman,” imbaunya.

Reporter: MAH

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *