Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi Gerindra,Tedy Setiadi Tinjau Lokasi Banjir

  • Whatsapp

KOMISI II DPRD KAB.SUKABUMI PRAKSI GERINDRA,TEDY SETIADI TINJAU LOKASI BANJIR BANDANG

Eranasional Sukabumi.com – Komisi ll DPRD Kabupaten Sukabumi tinjau langsung lokasi Banjir di Kampung Cibuntu Desa Pasawahan, serta memastikan warga terdampak tertangani dengan baik.

Bacaan Lainnya

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi, Tedy Setiadi melalui anggota Komisi II meninjau lokasi banjir serta memberikan bantuan dan arahan penanganan kepada warga Kampung Cibuntu Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, yang salah satunya terkena dampak banjir.

Wakil Ketua DPRD Komisi ll Fraksi Gerindra Tedy Setiadi mengatakan tujuan dan kedatangannya mengunjungi lokasi terjadinya banjir adalah dalam rangka Meninjau terhadap dampaknya untuk evalusai langkah langkah selanjutnya.

kemudian ini juga dalam rangka pengawasan, sehingga melakukan kunjungan kepada warga-warga yang memang terdampak banjir yang terjadi pada hari Senin Sore. Dimana ada beberapa Desa di Kecamatan Cicurug yang diantaranya Desa Sasawahan Kelurahan Cicurug, Desa Mekarsari, Bangbayang. Adapun di Kecamatan parungkuda yang terkena dampak banjir Desa lengan sari, kompa. Kecamatan Cidahu yang terdampak Desa Babakanpari, Podokaso tengah, Podokaso tonggoh, Jaya bakti dan Cidahu yang terkena banjir dari luapan sungai tersebut.

“Adapun upaya penanganan sampai saat ini evakuasi korban terdampak bersama unsur terlibat dan relawan relawan dari berbagai elemen sudah dilakukan, dan korban terdampak diungsikan ke masjid masjid terdekat.” ucapnya saat dikonfirmasi wartawan.

Tedy juga mengatakan Komisi II Dengan melakukan pengawasan ini untuk menindaklanjuti kepada beberapa dinas terkait dan beberapa pihak yang dikondisikan.

Selanjutnya salah satu relawan SATRIA Korcam Cicurug yang tinggal didaerah setempat yang Biasa disebut Kang jomen mengatakan “bahwa banjir didaerah kami ini pernah terjadi juga sebelumnya yaitu tahun 1965,1980 Dan Sekarang 2020 yang paling Besar Dan banyak daerah terdampak.” ujarnya.

(dasep)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *