Kota Depok Banjir, Wilayah Pasir Putih Terdampak Paling Parah

  • Bagikan

DEPOK – Sejumlah lokasi banjir akibat hujan deras yang melanda Kota Depok sejak kemarin. Ketinggian air bervariasi antara 50 sentimeter hingga 1,5 meter.

Misalnya, banjir terjadi di Jalan Mampang, Ratu Jaya. Kemudian di Jalan Mawar wilayah Pasir Putih, Gang Haji Samsudin Cisalak, Depok. Lalu, di Komplek Marinir, Kampung Limo Kopo, Kampung Lio, Gang Sayuti Citayam, wilayah Gandul, Jalan Arif Rahman Hakim.

Baca Juga :   Depok Zona Merah, Warga Diminta Beribadah di Rumah Saja

Begitu juga di Kapling Sempu Indah, deket lapangan KONI Cagar Alam dan di wilayah Grand Depok City dekat kantor DPRD Depok.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Kota Depok, Denny Romulo mengungkapkan, lokasi banjir terparah ada di Pasir Putih Blok Wadas RT 03, RW 04. Di sana ada 12 jiwa dari 6 Kepala Keluarga (KK) terpaksa dievakuasi menggunakan perahu karet dan diungsikan ke wilayah yang lebih tinggi tak jauh dari lokasi kejadian.

Baca Juga :   Wakil Walikota Depok Tinjau Prasarana JPO Evenciio

“Semua sudah berhasil dievakuasi,” katanya, Senin (8/11).Di Kapling Sempu Indah RT 03, RW 01, Kelurahan Cipayung, Depok ada 5 KK yang terdampak.

Sementara di dekat Lapangan KONI Cagar Alam, Pancoran Mas, banjir merendam 60 rumah. “Dan di RT 06, RW 03, Kelurahan Limo jumlah warga yang terdampak 14 KK,” ucapnya.

Sementara itu di Pasir Putih, Kecamatan Sawangan Depok ada tujuh KK yang terdampak. Tiga KK sudah dievakuasi dan dikontrakkan karena kondisi rumah sangat darurat.

Baca Juga :   Polres Metro Depok Bersama Kodim 0508 Melakukan Gerakan Serentak Penyemprotan Desinfektan

“Untuk tiga rumah itu kondisinya darurat jadi harus dicarikan kontrakan,” kata Camat Sawangan, Anwar Nasihin.

Pemicu longsor karena kontur tanah yang tidak stabil dan tanah bergerak. Pemicu lainnya akibat curah hujan sedang tinggi. “Karena curah hujan tinggi dan kontur tanah labil jadi longsor,” tutupnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *