Lagi lagi Konsumen PT. Qlay Properti, Merasa Dirinya dirugikan Ibu 3 Anak ini Datangi Polrestro Depok

  • Bagikan
Vevi Janda 3 anak saat mendatangi Polres Metro Depok, Selasa (16/02).

ERANASIONAL, Depok | Lagi dan lagi Salah satu konsumen Pengembangan Perumahan Dirugikan dan merasa dirinya ditipu, berkedok iklan penjualan rumah murah marak terjadi di kota Depok. Sebelumnya sudah ramai beredar pemberitaan di beberapa media online sampai berujung pelaporan ke pihak kepolisian.

Vevi yang awal mulanya berniat ingin membeli rumah di Depok, Jawa Barat. Tergiur dengar penawaran murah yang ditawarkan oleh PT Q-lay property (Q lay Bangun Jaya).

Vevi mengatakan, waktu itu tahun 2019 dia ingin membeli rumah di daerah depok dan melihat penawaran iklan murah di Sawangan pasir putih depok.

“iya pada 2019 saya lihat iklan rumah murah di Sawangan Pasir Putih Depok” Kata Vevi pada eranasional.com melalui keterangan tertulisnya melalui whatsapp.

Dia menambahkan datang ke kantornya untuk membayar dp sebesar 5 juta rupiah, dengan pembayaran selanjutnya melalui transfer serta diangsur selama satu tahun dengan total 46 juta.

“Saya datang kekantor untuk ngasih dp 5juta, sisa nya transfer 25juta + angsuran 1 tahun dengan total 46 juta” lanjut vevi.

Menurut keterangan vevi, perjanjian awal rumah selesai jadi kurang lebih 3 sampai 6 bulan, akan tetapi sampai 1 tahun setengah rumah belum jadi jadi.

“perjanjian awalnya 3 – 6 bulan rumah jadi, sampai 1,5 tahun ternyata belum jadi jadi” kata vevi.

Oleh karena itu vevi langsung mendatangi kantor PT Q-lay untuk membatalkan perjanjian kredit atas pembelian rumahnya.

Menurut perpanjiannya PT-Qlay berjanji akan mengembalikan tepat pada tanggal 10 februari, tetapi sampai saat ini uang yang masuk hanya 3 juta dari kesepatan yang sudah di buat.

“iya mereka janji 90 hari uang kembali, tapi sampai detik ini hanya masuk 3juta dan itu pun harus di tagih terus” imbuhnya.

Lanjut vevi, Jalan tempuh terakhir ialah, akan berencana melaporkan atas kerugian saya ini ke pihak kepolisian Polres Metro Depok. ‘Saya sudah capek dijanjikan terus menerus seperti ini, sedangkan hutang hutang dan kebutuhan saya semakin membengkak, anak saya sedang sakit yang paling kecil. ‘Ucap janda 3 anak ini’ kesal, kepada eranasional (16/02).

Di sisi lain team eranasional, mencoba menghubungi pihak kepolisian polres metro Depok dengan salah satu penyidik  (Pak rizal) yang pernah menangani kasus serupa dengan konsumen berbeda melalui pesan singkat.

“Silahkan pak, dibuat laporannya saja ke kami” kata penyidik kepolisian.

(Fyan/red).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *