<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia &#8211; Eranasional.com</title>
	<atom:link href="https://eranasional.com/tag/asosiasi-pengusaha-ritel-indonesia/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://eranasional.com</link>
	<description>Jujur, terupdate dan profesional</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Feb 2026 19:24:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://eranasional.com/wp-content/uploads/2022/02/cropped-WhatsApp-Image-2022-02-09-at-12.56.02-32x32.jpeg</url>
	<title>Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia &#8211; Eranasional.com</title>
	<link>https://eranasional.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Koperasi Desa Merah Putih Tembus 80.000, Pengusaha Ritel Optimistis Hadapi Tantangan</title>
		<link>https://eranasional.com/98490/koperasi-desa-merah-putih-tembus-80-000-pengusaha-ritel-optimistis-hadapi-tantangan</link>
					<comments>https://eranasional.com/98490/koperasi-desa-merah-putih-tembus-80-000-pengusaha-ritel-optimistis-hadapi-tantangan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aditya]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Feb 2026 17:20:28 +0000</pubDate>
				
		
		
		<category><![CDATA[Aprindo]]></category>
		<category><![CDATA[Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Koperasi Desa Merah Putih]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Koperasi dan UKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://eranasional.com/98490/koperasi-desa-merah-putih-tembus-80-000-pengusaha-ritel-optimistis-hadapi-tantangan</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, ERANASIONAL.COM –  Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Solihin, menegaskan bahwa para pelaku usaha ritel, termasuk minimarket, tetap optimistis terhadap prospek pasar domestik meski pemerintah tengah mendorong pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) secara masif. Menurut Solihin, kehadiran pelaku usaha baru di sektor tertentu tidak selalu berarti ancaman. Sebaliknya, hal itu justru mencerminkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://eranasional.com/">Jakarta, ERANASIONAL.COM</a> –  </strong>Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Solihin, menegaskan bahwa para pelaku usaha ritel, termasuk minimarket, tetap optimistis terhadap prospek pasar domestik meski pemerintah tengah mendorong pembentukan <a href="https://eranasional.com/?s=Koperasi+Desa+Merah+Putih&amp;post_type=post">Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)</a> secara masif.</p>
<p data-start="1033" data-end="1257">Menurut Solihin, kehadiran pelaku usaha baru di sektor tertentu tidak selalu berarti ancaman. Sebaliknya, hal itu justru mencerminkan potensi pasar yang besar dan peluang pertumbuhan yang terbuka bagi seluruh pelaku usaha.</p>
<p data-start="1259" data-end="1520">“Prinsipnya, sebagai perusahaan, kami selalu taat pada aturan yang diterapkan pemerintah. Dinamika bertambahnya pemain usaha itu wajar, dan justru menunjukkan pasar ritel Indonesia masih luas,” ujar Solihin saat diwawancarai oleh Katadata.co.id, Jumat (20/2).</p>
<p data-start="1522" data-end="1773">Solihin menekankan bahwa penambahan pelaku usaha baru, termasuk koperasi desa, tidak harus dipandang sebagai kompetisi langsung.</p>
<p data-start="1522" data-end="1773">“Kalau ada satu bisnis, dan pemainnya bertambah, itu artinya pasarnya besar dan masih ada ruang untuk semua,” tambahnya.</p>
<p data-start="1775" data-end="2046">Meski optimistis, Solihin mengakui bahwa dampak konkret dari kebijakan pemerintah terkait KDMP terhadap kinerja ritel modern belum bisa dipastikan. Pasalnya, program ini masih dalam tahap implementasi dan pengoperasian koperasi desa secara menyeluruh belum berlangsung.</p>
<p data-start="2048" data-end="2277">“Dampaknya ke kami belum bisa diketahui karena kebijakan itu belum diterapkan sepenuhnya. Namun, prinsip kami adalah mengikuti setiap peraturan pemerintah. Setiap program pasti sudah melalui kajian matang,” ujarnya menambahkan.</p>
<p data-start="2279" data-end="2591">Pernyataan Solihin ini sejalan dengan pandangan banyak pengusaha ritel lain. Kepatuhan terhadap regulasi dianggap sebagai bagian dari komitmen menjaga stabilitas industri ritel nasional. Menurutnya, hal ini juga memastikan ekosistem usaha tetap sehat dan tidak menimbulkan persaingan yang merugikan masyarakat.</p>
<p data-start="2279" data-end="2591">
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://eranasional.com/98490/koperasi-desa-merah-putih-tembus-80-000-pengusaha-ritel-optimistis-hadapi-tantangan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
					<media:content
				url="https://eranasional.com/wp-content/uploads/2026/02/Ilustrasi-Koperasi-Desa-Merah-Putih.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1156"
				height="630">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Ilustrasi-Koperasi-Desa-Merah-Putih]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://eranasional.com/wp-content/uploads/2026/02/Ilustrasi-Koperasi-Desa-Merah-Putih-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
									<media:description type="plain"><![CDATA[Ilustrasi Koperasi Desa Merah Putih. Dok: Eranasional/HO ***.]]></media:description>
													<media:copyright>Aditya</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
