<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>gempa ishikawa &#8211; Eranasional.com</title>
	<atom:link href="https://eranasional.com/tag/gempa-ishikawa/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://eranasional.com</link>
	<description>Jujur, terupdate dan profesional</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Jan 2024 10:34:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://eranasional.com/wp-content/uploads/2022/02/cropped-WhatsApp-Image-2022-02-09-at-12.56.02-32x32.jpeg</url>
	<title>gempa ishikawa &#8211; Eranasional.com</title>
	<link>https://eranasional.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kemenlu Klaim Tidak Ada WNI Jadi Korban Gempa di Jepang</title>
		<link>https://eranasional.com/62329/kemenlu-klaim-tidak-ada-wni-jadi-korban-gempa-di-jepang</link>
					<comments>https://eranasional.com/62329/kemenlu-klaim-tidak-ada-wni-jadi-korban-gempa-di-jepang#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fyan Hadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jan 2024 10:31:43 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Gempa Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[gempa ishikawa]]></category>
		<category><![CDATA[Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Luar Negeri]]></category>
		<category><![CDATA[korban gempa jepang]]></category>
		<category><![CDATA[wni di jepang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://eranasional.com/62329/kemenlu-klaim-tidak-ada-wni-jadi-korban-gempa-di-jepang</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, Eranasional.com &#8211; Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mengklaim tidak ada satu pun warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban meninggal dunia pada peristiwa gempa di prefektur Ishikawa dan sekitar wilayah Hokuriku, Jepang. Juru Bicara Kemenlu, Lalu Muhammad Iqbal mengatakan, informasi ini didapatkan setelah Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo dan Konsultat Jenderal Republik Indonesia [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>JAKARTA, Eranasional.com &#8211;</b><span style="font-weight: 400;"> Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mengklaim tidak ada satu pun warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban meninggal dunia pada peristiwa gempa di prefektur Ishikawa dan sekitar wilayah Hokuriku, Jepang.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Juru Bicara Kemenlu, Lalu Muhammad Iqbal mengatakan, informasi ini didapatkan setelah Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo dan Konsultat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Osaka berkoordinasi dengan otoritas setempat.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">&#8220;KBRI di Tokyo dan KJRI di Osaka terus berkoordinasi dengan otoritas setempat dan simpul-simpul masyarakat Indonesia di sana. Hingga saat ini, tidak terdapat informasi adanya WNI menjadi korban meninggal dunia,&#8221; kata Iqbal, Rabu, 3 Januari 2024.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Namun, lanjut Iqbal, dari hasil komunikasi dengan simpul-simpul WNI di sekitar lokasi gempa, ada sekitar 105 WNI yang berada di sejumlah shelter yang disediakan otoritas setempat.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Selain itu, para WNI yang tersebar di tiga lokasi, yakni Ogi, Suzu dan Sakai, membutuhkan bantuan logistik.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Iqbal menyatakan, pihak KBRI di Tokyo sudah mulai mendistribusikan bantuan logistik bagi WNI terdampak gempa.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Sementara itu, sistem lapor diri KBRI Tokyo sendiri mencatat terdapat 1.315 WNI yang menetap di Prefektur Ishikawa.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Selain itu, ada sekitar 50 wisatawan WNI yang tinggal di St. Gala Yuzawa, Niigata karena Shinkansen sempat berhenti beroperasi. Namun, saat ini para wisatawan sudah dapat melanjutkan perjalanan dan Shinkansen (kereta cepat di Jepang) telah beroperasi kembali.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Iqbal juga menginformasikan, otoritas setempat juga telah mencabut peringatan tsunami. Namun tetap mewaspadai terjadinya gempa susulan dalam sepekan ke depan.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Diberitakan sebelumnya, gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,5 terjadi di prefektur Ishikawa, Jepang, pada Senin, 1 Januari 2024 pukul 16.10 JST atau 14.10 WIB.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Gempa juga dirasakan di wilayah Prefektur Niigata, Toyama, dan Fukui, Nagano, Gifu, Tokyo, Yamagata, Fukushima, Ibaraki, Tochigi, Gunma, Saitama, Shizuoka, Aichi, Mie, Shiga, Kyoto, Osaka, Hyogo, Nara, Tottori, Iwate, Miyagi, dan Akita.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Hingga Selasa, 2 Januari, korban meninggal dunia akibat gempa besar di Ishikawa sebanyak 48 orang. Sedangkan korban luka tersebar di prefektur Ishikawa, Niigata, Fukui, Toyama, dan Gifu.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Sementara jumlah bangunan yang roboh di Ishikawa sekitar 30 bangunan. (*)</span></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://eranasional.com/62329/kemenlu-klaim-tidak-ada-wni-jadi-korban-gempa-di-jepang/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
					<media:content
				url="https://eranasional.com/wp-content/uploads/2024/01/IMG_20240103_172602.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1080"
				height="717">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[gempa-ishikawa-jepang]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://eranasional.com/wp-content/uploads/2024/01/IMG_20240103_172602-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
													<media:copyright>Fyan Hadi</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
