<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Heli-101 &#8211; Eranasional.com</title>
	<atom:link href="https://eranasional.com/tag/heli-101/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://eranasional.com</link>
	<description>Jujur, terupdate dan profesional</description>
	<lastBuildDate>Tue, 28 Dec 2021 03:35:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://eranasional.com/wp-content/uploads/2022/02/cropped-WhatsApp-Image-2022-02-09-at-12.56.02-32x32.jpeg</url>
	<title>Heli-101 &#8211; Eranasional.com</title>
	<link>https://eranasional.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Disetop Puspom TNI, Panglima TNI Telusuri Kasus Korupsi Heli AW-101</title>
		<link>https://eranasional.com/20756/disetop-puspom-tni-panglima-tni-telusuri-kasus-korupsi-heli-aw-101</link>
					<comments>https://eranasional.com/20756/disetop-puspom-tni-panglima-tni-telusuri-kasus-korupsi-heli-aw-101#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Era]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Dec 2021 03:35:26 +0000</pubDate>
				
		
		<category><![CDATA[Heli AW-101]]></category>
		<category><![CDATA[Heli-101]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi Heli 101]]></category>
		<category><![CDATA[Panglima TNI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://eranasional.com/20756/disetop-puspom-tni-panglima-tni-telusuri-kasus-korupsi-heli-aw-101</guid>

					<description><![CDATA[Eranasional.com &#8211; Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyatakan akan mempelajari kasus dugaan korupsi pembelian helikopter Augusta Westland (AW)-101. Hal itu disampaikan Andika sekaligus merespons dikeluarkannya Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) terhadap lima tersangka dari unsur militer oleh Puspom TNI. &#8220;Saya harus telusuri dulu ya. Saya masih orientasi tugas-tugas saya lebih dalam sehingga belum semua hal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-18811 aligncenter" src="https://eranasional.com/wp-content/uploads/2021/11/ini-kekayaan-calon-panglima-tni-jenderal-andika-perkasa-rp179-miliar-zut.jpg" alt="" width="620" height="413" /></p>
<p><strong>Eranasional.com</strong> &#8211; Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menyatakan akan mempelajari kasus dugaan korupsi pembelian helikopter Augusta Westland (AW)-101.</p>
<p>Hal itu disampaikan Andika sekaligus merespons dikeluarkannya Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) terhadap lima tersangka dari unsur militer oleh Puspom TNI.</p>
<p>&#8220;Saya harus telusuri dulu ya. Saya masih orientasi tugas-tugas saya lebih dalam sehingga belum semua hal saya ketahui,&#8221; ujar Andika kepada CNNIndonesia.com melalui keterangan tertulis, Selasa (28/12).</p>
<p>Penghentian penyidikan itu diinformasikan oleh KPK yang notabene juga mengusut kasus tersebut dengan tersangka dari unsur sipil yaitu Irfan Kurnia Saleh selaku Direktur Utama PT Diratama Jaya Mandiri.</p>
<p>Lima tersangka dari unsur militer dimaksud yaitu Wakil Gubernur Akademi Angkatan Udara Marsekal Pertama Fachry Adamy. Fachry adalah mantan pejabat pembuat komitmen atau Kepala Staf Pengadaan TNI AU 2016-2017.</p>
<p>Tersangka lainnya ialah Letnan Kolonel TNI AU (Adm) WW selaku mantan Pekas Mabesau; Pelda SS selaku Bauryar Pekas Diskuau; Kolonel (Purn) FTS selaku mantan Sesdisadaau; dan Marsekal Muda TNI (Purn) SB selaku Staf Khusus Kasau (mantan Asrena Kasau).</p>
<p>Pengusutan kasus dugaan korupsi pembelian helikopter AW-101 terbongkar lewat kerja sama antara Puspom TNI dengan KPK.</p>
<p>Panglima TNI saat itu, Jenderal Gatot Nurmantyo, berujar ada potensi kerugian negara sebesar Rp220 miliar dalam pembelian helikopter AW-101.</p>
<p>PT Diratama Jaya Mandiri selaku perantara disinyalir telah melakukan kontrak langsung dengan produsen helikopter AW-101 senilai Rp514 miliar.</p>
<p>Pada Februari 2016, setelah meneken kontrak dengan TNI AU, PT Diratama Jaya Mandiri menaikkan nilai jualnya menjadi Rp738 miliar.</p>
<p>Meski Puspom TNI telah mengeluarkan SP3, KPK menyatakan masih terus melanjutkan penyidikan dengan tersangka Irfan Kurnia Saleh. Irfan sampai saat ini belum ditahan.</p>
<p>Lembaga antirasuah menunggu hasil audit perhitungan kerugian keuangan negara yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).</p>
<p>&#8220;Saya yakin beberapa hari ke depan mungkin di awal tahun koordinasi itu segera ditindaklanjuti dengan BPK untuk semakin memperjelas kira-kira apa saja yang masih kurang atau dibutuhkan oleh para pihak auditor,&#8221; tutur Direktur Penyidikan KPK, Irjen Setyo Budiyanto, Senin (27/12).</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://eranasional.com/20756/disetop-puspom-tni-panglima-tni-telusuri-kasus-korupsi-heli-aw-101/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
					<media:content
				url="https://eranasional.com/wp-content/uploads/2021/11/ini-kekayaan-calon-panglima-tni-jenderal-andika-perkasa-rp179-miliar-zut.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="620"
				height="413">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[ini-kekayaan-calon-panglima-tni-jenderal-andika-perkasa-rp179-miliar-zut]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://eranasional.com/wp-content/uploads/2021/11/ini-kekayaan-calon-panglima-tni-jenderal-andika-perkasa-rp179-miliar-zut-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
													<media:copyright>Redaksi Era</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
