<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Kelola Sampah &#8211; Eranasional.com</title>
	<atom:link href="https://eranasional.com/tag/kelola-sampah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://eranasional.com</link>
	<description>Jujur, terupdate dan profesional</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Feb 2026 14:35:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://eranasional.com/wp-content/uploads/2022/02/cropped-WhatsApp-Image-2022-02-09-at-12.56.02-32x32.jpeg</url>
	<title>Kelola Sampah &#8211; Eranasional.com</title>
	<link>https://eranasional.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mendagri Tito Tegaskan Pengelolaan Sampah Butuh Pendekatan Hilir-Hulu yang Kuat</title>
		<link>https://eranasional.com/98753/mendagri-tito-tegaskan-pengelolaan-sampah-butuh-pendekatan-hilir-hulu-yang-kuat</link>
					<comments>https://eranasional.com/98753/mendagri-tito-tegaskan-pengelolaan-sampah-butuh-pendekatan-hilir-hulu-yang-kuat#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Agung Nugroho]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2026 14:35:24 +0000</pubDate>
				
		
		
		<category><![CDATA[Kelola Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendagri]]></category>
		<category><![CDATA[Mendagri Tito]]></category>
		<category><![CDATA[Rakornas Pengelolaan Sampah 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://eranasional.com/98753/mendagri-tito-tegaskan-pengelolaan-sampah-butuh-pendekatan-hilir-hulu-yang-kuat</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta ERANASIONAL.COM — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa pengelolaan sampah di wilayah perkotaan membutuhkan pendekatan hilir-hulu yang kuat, serta kepemimpinan kepala daerah yang tegas. Tanpa keduanya, penumpukan sampah di tempat pemrosesan akhir (TPA) tak terhindarkan. Hal tersebut disampaikannya dalam keynote speech pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Sampah 2026 di Gedung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta ERANASIONAL.COM — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa pengelolaan sampah di wilayah perkotaan membutuhkan pendekatan hilir-hulu yang kuat, serta kepemimpinan kepala daerah yang tegas. Tanpa keduanya, penumpukan sampah di tempat pemrosesan akhir (TPA) tak terhindarkan.</p>
<p>Hal tersebut disampaikannya dalam keynote speech pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Sampah 2026 di Gedung Balai Kartini, Jakarta, Rabu (25/2/2026).</p>
<p>Mendagri menjelaskan, pendekatan berbasis hulu-hilir relatif efektif diterapkan di daerah pedesaan yang memiliki ikatan sosial kuat. Namun, di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung, pendekatan hilir-hulu menjadi pilihan yang realistis.</p>
<p>Dalam konteks tersebut, masyarakat umumnya hanya mengumpulkan sampah di bak atau tempat penampungan. Tugas pemerintah daerah (Pemda) adalah memastikan pengangkutan berlangsung cepat dan konsisten melalui pasukan kebersihan yang solid serta terawasi.</p>
<p>Ia mengingatkan, keberhasilan tata kelola tersebut sangat ditentukan oleh kepemimpinan kepala daerah dalam menggerakkan dan mengawasi jajarannya.</p>
<p>“Pasukan kebersihan ini sangat bergantung dari leadership kepala daerah, kepedulian, passionnya. Yang enggak punya passion ya cuek-cuek aja,” tandasnya.</p>
<p><strong>Keberhasilan Pasukan Kebersihan di Jakarta </strong></p>
<p>Mendagri mencontohkan keberhasilan pasukan kebersihan di Jakarta yang bekerja sejak dini hari, serta pengalaman di Palembang yang mampu menjaga kota tetap bersih karena pengawasan berjalan efektif.</p>
<p>Untuk memperkuat kendali operasional, ia mendorong pemanfaatan teknologi seperti closed circuit television (CCTV) guna memantau titik rawan sampah, termasuk sumbatan di sungai dan kawasan padat. Dengan sistem tersebut, kepala daerah dapat segera menginstruksikan percepatan pembersihan kepada jajaran terkait.</p>
<p>Menurutnya, tanpa pengawasan dan sistem yang disiplin, pendekatan hilir hanya akan memindahkan persoalan ke TPA dan membentuk timbunan sampah dalam skala besar.</p>
<p>Selain itu, Mendagri menekankan pentingnya keselarasan program daerah dengan kebijakan nasional dalam pengolahan sampah menjadi energi. Pemda diminta fokus membangun jejaring pengumpulan dan menyiapkan lahan, sementara teknologi pengolahan diselaraskan dengan kebijakan pusat.</p>
<p>“Pemerintah daerah cukup membangun jejaring untuk meng-collect, mendorong masyarakat mengumpulkan sampah, di bak, kumpulkan, bawa ke lokasi. Nah lokasinya disiapkan juga tanahnya kerja sama dengan pemerintah daerah untuk incinerator dan lain-lain,” tandasnya.</p>
<p>Melalui Rakornas ini, Mendagri menegaskan bahwa pengelolaan sampah perkotaan menuntut disiplin sistem, pengawasan yang konsisten, dan kepemimpinan yang responsif agar persoalan tidak terus berulang setiap tahun.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://eranasional.com/98753/mendagri-tito-tegaskan-pengelolaan-sampah-butuh-pendekatan-hilir-hulu-yang-kuat/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
					<media:content
				url="https://eranasional.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260225-WA0087-scaled.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="2048"
				height="1365">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[mendagri-tito]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://eranasional.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260225-WA0087-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
													<media:copyright>Agung Nugroho</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Bank Sampah Jadi Solusi, Masyarakat Harus Mulai Sadar Kondisi</title>
		<link>https://daerah.eranasional.com/88580/bank-sampah-jadi-solusi-masyarakat-harus-mulai-sadar-kondisi</link>
					<comments>https://daerah.eranasional.com/88580/bank-sampah-jadi-solusi-masyarakat-harus-mulai-sadar-kondisi#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Abdul Hakim]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 May 2025 08:22:52 +0000</pubDate>
				
		
		
		<category><![CDATA[Bank Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Darurat Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Kelola Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pilah Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.eranasional.com/88580/bank-sampah-jadi-solusi-masyarakat-harus-mulai-sadar-kondisi</guid>

					<description><![CDATA[Pekalongan, ERANASIONAL.COM – Kelurahan Padukuhan Kraton, Kota Pekalongan selama ini belum memiliki TPS3R, kondisi darurat sampah membuat semua pihak harus bergerak untuk bijak mengelola sampah. Sebagai solusi mengatasi permasalahan sampah, Pokja Perubahan Iklim (PI) Kelurahan Padukuhan Kraton membentuk dan aktif mengelola bank sampah. Lurah Padukuhan Kraton, Widya Putry Nugroho mengungkapkan bahwa Pokja PI fokus terhadap [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pekalongan, ERANASIONAL.COM</strong> – Kelurahan Padukuhan Kraton, Kota Pekalongan selama ini belum memiliki TPS3R, kondisi darurat sampah membuat semua pihak harus bergerak untuk bijak mengelola sampah.</p>
<p>Sebagai solusi mengatasi permasalahan sampah, Pokja Perubahan Iklim (PI) Kelurahan Padukuhan Kraton membentuk dan aktif mengelola bank sampah.</p>
<p>Lurah Padukuhan Kraton, Widya Putry Nugroho mengungkapkan bahwa Pokja PI fokus terhadap lingkungan, karena tak memiliki TPS3R tentu harus mencari solusi alternatif untuk mengelola sampah. Pembentukan Bank Sampah menjadi salah satu jawaban untuk mengatasi masalah ini.</p>
<p>&#8220;Dengan adanya Bank Sampah, masyarakat didorong untuk mengelola sampah sendiri dan memilah sampah yang dapat didaur ulang. Ini tidak hanya membantu mengurangi volume sampah tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik,&#8221; katanya.</p>
<p>Disebutkan, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang manfaat Bank Sampah dan bagaimana mereka bisa berpartisipasi.</p>
<p>&#8220;Kami selalu upadate di media sosial untuk jadwal dan harga sampah, selain itu juga kami sebarkan ke grup-grup RT dan RW,&#8221; jelasnya saat ditemui di Kelurahan Padukuhan Kraton, Selasa (27/5/2025).</p>
<p>Untuk jadwal Bank Sampah dibuka tiap Jumat pukul 08.00-10.00 dan Minggu pukul 08.00-11.00. Meskipun nasabah belum banyak diharapkan partisipasi aktif dari masyarakat, sehingga program ini bisa berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi lingkungan.</p>
<p>&#8220;Untuk operasional ada lima orang yang berjaga melayani nasabah Bank Sampah. Lima orang ini juga bertugas memilah sampah. Kendati demikian beberapa orang lainnya juga terlibat membantu,&#8221; bebernya.</p>
<p>Salah satu nasabah Bank Sampah Pokja PI Padukuhan Kraton, Sri Mulyani melakukan setor sampah ke Bank Sampah dengan membawa berbagai jenis sampah yang telah dipilah sebelumnya, seperti plastik, minyak jelantah, dan kardus.</p>
<p>&#8220;Sampah yang saya bawa memang tidak banyak tapi adanya Bank Sampah ini saya merasa sangat terbantu,&#8221; katanya. (em-aha)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://daerah.eranasional.com/88580/bank-sampah-jadi-solusi-masyarakat-harus-mulai-sadar-kondisi/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
					<media:content
				url="https://eranasional.com/wp-content/uploads/2025/06/0204be99-ffa3-45c5-82cc-62ba84d24616.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1280"
				height="720">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[0204be99-ffa3-45c5-82cc-62ba84d24616]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://eranasional.com/wp-content/uploads/2025/06/0204be99-ffa3-45c5-82cc-62ba84d24616-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
													<media:copyright>Abdul Hakim</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
