<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Paus Berkunjung ke Indonesia &#8211; Eranasional.com</title>
	<atom:link href="https://eranasional.com/tag/paus-berkunjung-ke-indonesia/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://eranasional.com</link>
	<description>Jujur, terupdate dan profesional</description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 Sep 2024 12:21:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://eranasional.com/wp-content/uploads/2022/02/cropped-WhatsApp-Image-2022-02-09-at-12.56.02-32x32.jpeg</url>
	<title>Paus Berkunjung ke Indonesia &#8211; Eranasional.com</title>
	<link>https://eranasional.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Menag: Kunjungan Paus Harus Dimaknai sebagai Keinginan untuk Membangun Perdamaian</title>
		<link>https://eranasional.com/78189/menag-kunjungan-paus-harus-dimaknai-sebagai-keinginan-untuk-membangun-perdamaian</link>
					<comments>https://eranasional.com/78189/menag-kunjungan-paus-harus-dimaknai-sebagai-keinginan-untuk-membangun-perdamaian#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rio Anthony]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Sep 2024 12:21:47 +0000</pubDate>
				
		
		
		<category><![CDATA[Paus]]></category>
		<category><![CDATA[Paus Berkunjung ke Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[yaqut cholil qoumas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://eranasional.com/78189/menag-kunjungan-paus-harus-dimaknai-sebagai-keinginan-untuk-membangun-perdamaian</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta, ERANASIONAL.COM &#8211; Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas hari ini menyambut kedatangan Paus Fransiskus di Bandara Internasional Soekarno Hatta. Pesawat yang membawa Paus Fransiskus mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa 3 September 2024, pukul 11.26 WIB. Turut hadir dalam penjemputan, Uskup Agung Jakarta Kardinal Ignatius Suharyo, Ketua Panitia Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, ERANASIONAL.COM</strong> &#8211; Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas hari ini menyambut kedatangan Paus Fransiskus di Bandara Internasional Soekarno Hatta.</p>
<p>Pesawat yang membawa Paus Fransiskus mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa 3 September 2024, pukul 11.26 WIB.</p>
<p>Turut hadir dalam penjemputan, Uskup Agung Jakarta Kardinal Ignatius Suharyo, Ketua Panitia Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia Ignasius Jonan dan sejumlah pejabat Eselon I Kementerian Agama.</p>
<p>&#8220;Ini kunjungan apostolik terpanjang dari beliau ya, mulai dari Indonesia, Papua New Guinea, kemudian Timor Leste, dan Singapura,&#8221; ujar Menag Yaqut, Selasa 3 September 2024.</p>
<p>Menag menyampaikan bahwa kunjungan ini harus dimaknai sebagai keinginan untuk membangun perdamaian.</p>
<p>Menag mengajak masyarakat Indonesia untuk dapat menunjukkan persatuan dan kesatuan, sikap saling memahami, dan saling pengertian.</p>
<p>&#8220;Kami berharap beliau menyaksikan bagaimana keberagaman di Indonesia itu bisa terpelihara dengan baik,&#8221; ungkap Gus Men, panggilan akrabnya.</p>
<p>Gus Men juga menyampaikan pesan dari Paus Fransiskus tentang pentingnya menjaga dialog antariman. Karena dialog antariman itu menjadi kunci bagi toleransi dan perdamaian dunia.</p>
<p>&#8220;Acara di Istiqlal nanti juga penting, karena setelah pertemuan dengan presiden, beliau akan melanjutkan di Istiqlal, ada acara Interfaith Dialogue,&#8221;jelas Gus Men.</p>
<p>&#8220;Saya kira ini manifestasi dari apa yang tadi beliau ucapkan, bahwa dialog itu menjadi kunci utama bagi sukses perdamaian, bukan hanya dunia, tapi antarumat manusia,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Gus Men juga memuji kesederhanaan Paus Fransiskus yang lebih memilih kendaraan yang sederhana, bukan kendaraan mewah. Termasuk menginap tidak juga di hotel mewah, tapi di Kedutaan Vatikan.</p>
<p>&#8220;Beliau ini pimpinan Tahta Suci Vatikan, pemimpin negara dan pemimpin umat. Dengan kesederhananya beliau tunjukkan, bagaimana beliau memilih kendaraan pun dengan cara yang sangat sederhana, dan ini patut untuk dicontoh,&#8221; puji Gus Men.</p>
<p>Kunjungan Apostolik Paus Fransiskus ke Indonesia ini, kata Gus Men, merupakan sebuah kebanggaan.</p>
<p>Sebelumnya, Paus Paulus ke-6 juga telah mengunjungi Indonesia pada 1970, dan Paus Johannes Paulus ke-2 pada 1989.</p>
<p>&#8220;Yang paling penting menurut saya dari semua proses ini adalah mempererat hubungan antara Indonesia dan Vatikan,&#8221; tandas Gus Men. []</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://eranasional.com/78189/menag-kunjungan-paus-harus-dimaknai-sebagai-keinginan-untuk-membangun-perdamaian/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
					<media:content
				url="https://eranasional.com/wp-content/uploads/2024/09/WhatsApp-Image-2024-09-03-at-16.43.36.jpeg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1280"
				height="853">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Paus]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://eranasional.com/wp-content/uploads/2024/09/WhatsApp-Image-2024-09-03-at-16.43.36-100x75.jpeg"
					width="100"
					height="75" />
													<media:copyright>Rio Anthony</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
