<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Pfizer Atau AstraZeneca &#8211; Eranasional.com</title>
	<atom:link href="https://eranasional.com/tag/pfizer-atau-astrazeneca/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://eranasional.com</link>
	<description>Jujur, terupdate dan profesional</description>
	<lastBuildDate>Tue, 11 Jan 2022 14:50:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://eranasional.com/wp-content/uploads/2022/02/cropped-WhatsApp-Image-2022-02-09-at-12.56.02-32x32.jpeg</url>
	<title>Pfizer Atau AstraZeneca &#8211; Eranasional.com</title>
	<link>https://eranasional.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Menkes Izinkan Penerima Vaksin Sinovac Boleh Gunakan Pfizer atau AstraZeneca</title>
		<link>https://eranasional.com/21536/menkes-izinkan-penerima-vaksin-sinovac-boleh-gunakan-pfizer-atau-astrazeneca</link>
					<comments>https://eranasional.com/21536/menkes-izinkan-penerima-vaksin-sinovac-boleh-gunakan-pfizer-atau-astrazeneca#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Era]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Jan 2022 14:50:17 +0000</pubDate>
				
		
		<category><![CDATA[Kemenkes]]></category>
		<category><![CDATA[Pfizer Atau AstraZeneca]]></category>
		<category><![CDATA[Vaksin Sinovac]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://eranasional.com/21536/menkes-izinkan-penerima-vaksin-sinovac-boleh-gunakan-pfizer-atau-astrazeneca</guid>

					<description><![CDATA[Eranasional.com &#8211; Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa vaksinasi booster akan dimulai pada Rabu esok, 12 Januari 2022. Bagaimana sesuai arahan Presiden Jokowi, Menkes, mengatakan, pemberian vaksin booster dilakukan secara gratis untuk masyarakat Indonesia yang telah berumur 18 ke atas. Serta sudah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap atau dua kali suntik minimal enam bulan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-20364" src="https://eranasional.com/wp-content/uploads/2021/12/kemenkes-menunda-distribusi-vaksin_210316225326-335.jpg" alt="" width="830" height="548" srcset="https://eranasional.com/wp-content/uploads/2021/12/kemenkes-menunda-distribusi-vaksin_210316225326-335.jpg 830w, https://eranasional.com/wp-content/uploads/2021/12/kemenkes-menunda-distribusi-vaksin_210316225326-335-768x507.jpg 768w" sizes="(max-width: 830px) 100vw, 830px" /></p>
<p><strong>Eranasional.com</strong> &#8211; Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa vaksinasi booster akan dimulai pada Rabu esok, 12 Januari 2022.</p>
<p>Bagaimana sesuai arahan Presiden Jokowi, Menkes, mengatakan, pemberian vaksin booster dilakukan secara gratis untuk masyarakat Indonesia yang telah berumur 18 ke atas. Serta sudah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap atau dua kali suntik minimal enam bulan lalu.</p>
<p>&#8220;Dengan prioritas akan diberikan lansia dan kelompok rentan,&#8221; kata Menkes dalam konferesi pers Selasa sore, 11 Januari 2022.</p>
<p>&#8220;Vaksinasi <em>booster</em> penting berikan sebagai komitmen untuk melindungi seluruh masyarakat dari ancaman COVID-19, termasuk varian-varian barunya,&#8221; Budi menambahkan.</p>
<p>Dijelaskan Budi bahwa pemerintah sudah memiliki vaksin yang cukup banyak yang berasal kontrak pengadaan vaksin tahun lalu maupun karena adanya tambahan yang cukup signifikan dari vaksin donasi dunia. Baik melalui kerjasama COVAX maupun bilateral.</p>
<p>&#8220;Sebagai informasi, sebelumnya COVAX memberikan komtimen bantuan 20 persen dari populasi Indonesia, kemudian ditingkatkan menjadi 30 persen atau setara untuk 27 juta penduduk atau setara 54 juta dosis vaksin. Ini gratis yang bisa diterima pemerintah,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Pemerintah, lanjut Budi, akan memberikan vaksin <em>booster</em> dengan memertimbangkan ketersediaan vaksin yang ada tahun ini. Juga memertimbangkan hasil <em>research</em> yang dilakukan peneliti dalam dan luar negeri</p>
<p>Adapun kombinasi vaksin yang mulai diberikan pada 12 Januari 2022 sesuai pertimbangan yang disebutkan dan sesuai kesiapan dari vaksin yang ada.</p>
<p>&#8220;Untuk penerima Sinovac dan Sinovac akan diberikan <em>booster-</em>nya setengah dosis Pfizer. Berikutnya, Sinovac, Sinovac, akan diberikan <em>booster</em> setengah dosis vaksin AstraZeneca. Dan, penerima AstraZeneca, AstraZeneca <em>booster-</em>nya setengah dosis Moderna,&#8221; katanya.</p>
<p>&#8220;Ini kombinasi awal dari rezim vaksin <em>booster</em>yang akan kita berikan sesuai ketersediaan yang ada. Yang nantinya bisa berkembang hasil <em>research</em> yang baru. Semua kombinasi mendapat rekomendasi BPOM dan ITAGI. Sudah sesuai dengan rekomendasi WHO,&#8221; Menkes menambahkan.</p>
<p>Yang mana bisa diberikan vaksin sejenis atau bisa vaksin yang berbeda atau heterolog.</p>
<p>&#8220;Diberikan keleluasaan masing-masing negara,&#8221; kata Budi.</p>
<p>Pemerintah Indonesia sedang mempersiapkan program vaksinasi dosis penguat (booster) untuk mencegah penularan varian COVID-19 Omicron.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://eranasional.com/21536/menkes-izinkan-penerima-vaksin-sinovac-boleh-gunakan-pfizer-atau-astrazeneca/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
					<media:content
				url="https://eranasional.com/wp-content/uploads/2021/12/kemenkes-menunda-distribusi-vaksin_210316225326-335.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="830"
				height="548">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[kemenkes-menunda-distribusi-vaksin_210316225326-335]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://eranasional.com/wp-content/uploads/2021/12/kemenkes-menunda-distribusi-vaksin_210316225326-335-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
													<media:copyright>Redaksi Era</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
