<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" >

<channel>
	<title>Pilah Sampah &#8211; Eranasional.com</title>
	<atom:link href="https://eranasional.com/tag/pilah-sampah/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://eranasional.com</link>
	<description>Jujur, terupdate dan profesional</description>
	<lastBuildDate>Mon, 02 Jun 2025 02:26:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://eranasional.com/wp-content/uploads/2022/02/cropped-WhatsApp-Image-2022-02-09-at-12.56.02-32x32.jpeg</url>
	<title>Pilah Sampah &#8211; Eranasional.com</title>
	<link>https://eranasional.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bank Sampah Jadi Solusi, Masyarakat Harus Mulai Sadar Kondisi</title>
		<link>https://daerah.eranasional.com/88580/bank-sampah-jadi-solusi-masyarakat-harus-mulai-sadar-kondisi</link>
					<comments>https://daerah.eranasional.com/88580/bank-sampah-jadi-solusi-masyarakat-harus-mulai-sadar-kondisi#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Abdul Hakim]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 May 2025 08:22:52 +0000</pubDate>
				
		
		
		<category><![CDATA[Bank Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Darurat Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Kelola Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pilah Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.eranasional.com/88580/bank-sampah-jadi-solusi-masyarakat-harus-mulai-sadar-kondisi</guid>

					<description><![CDATA[Pekalongan, ERANASIONAL.COM – Kelurahan Padukuhan Kraton, Kota Pekalongan selama ini belum memiliki TPS3R, kondisi darurat sampah membuat semua pihak harus bergerak untuk bijak mengelola sampah. Sebagai solusi mengatasi permasalahan sampah, Pokja Perubahan Iklim (PI) Kelurahan Padukuhan Kraton membentuk dan aktif mengelola bank sampah. Lurah Padukuhan Kraton, Widya Putry Nugroho mengungkapkan bahwa Pokja PI fokus terhadap [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pekalongan, ERANASIONAL.COM</strong> – Kelurahan Padukuhan Kraton, Kota Pekalongan selama ini belum memiliki TPS3R, kondisi darurat sampah membuat semua pihak harus bergerak untuk bijak mengelola sampah.</p>
<p>Sebagai solusi mengatasi permasalahan sampah, Pokja Perubahan Iklim (PI) Kelurahan Padukuhan Kraton membentuk dan aktif mengelola bank sampah.</p>
<p>Lurah Padukuhan Kraton, Widya Putry Nugroho mengungkapkan bahwa Pokja PI fokus terhadap lingkungan, karena tak memiliki TPS3R tentu harus mencari solusi alternatif untuk mengelola sampah. Pembentukan Bank Sampah menjadi salah satu jawaban untuk mengatasi masalah ini.</p>
<p>&#8220;Dengan adanya Bank Sampah, masyarakat didorong untuk mengelola sampah sendiri dan memilah sampah yang dapat didaur ulang. Ini tidak hanya membantu mengurangi volume sampah tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik,&#8221; katanya.</p>
<p>Disebutkan, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang manfaat Bank Sampah dan bagaimana mereka bisa berpartisipasi.</p>
<p>&#8220;Kami selalu upadate di media sosial untuk jadwal dan harga sampah, selain itu juga kami sebarkan ke grup-grup RT dan RW,&#8221; jelasnya saat ditemui di Kelurahan Padukuhan Kraton, Selasa (27/5/2025).</p>
<p>Untuk jadwal Bank Sampah dibuka tiap Jumat pukul 08.00-10.00 dan Minggu pukul 08.00-11.00. Meskipun nasabah belum banyak diharapkan partisipasi aktif dari masyarakat, sehingga program ini bisa berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi lingkungan.</p>
<p>&#8220;Untuk operasional ada lima orang yang berjaga melayani nasabah Bank Sampah. Lima orang ini juga bertugas memilah sampah. Kendati demikian beberapa orang lainnya juga terlibat membantu,&#8221; bebernya.</p>
<p>Salah satu nasabah Bank Sampah Pokja PI Padukuhan Kraton, Sri Mulyani melakukan setor sampah ke Bank Sampah dengan membawa berbagai jenis sampah yang telah dipilah sebelumnya, seperti plastik, minyak jelantah, dan kardus.</p>
<p>&#8220;Sampah yang saya bawa memang tidak banyak tapi adanya Bank Sampah ini saya merasa sangat terbantu,&#8221; katanya. (em-aha)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://daerah.eranasional.com/88580/bank-sampah-jadi-solusi-masyarakat-harus-mulai-sadar-kondisi/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
					<media:content
				url="https://eranasional.com/wp-content/uploads/2025/06/0204be99-ffa3-45c5-82cc-62ba84d24616.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1280"
				height="720">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[0204be99-ffa3-45c5-82cc-62ba84d24616]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://eranasional.com/wp-content/uploads/2025/06/0204be99-ffa3-45c5-82cc-62ba84d24616-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
													<media:copyright>Abdul Hakim</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>TPST Mitra Brayan Resik Atasi Masalah Sampah di Kota Pekalongan</title>
		<link>https://eranasional.com/88571/tpst-mitra-brayan-resik-atasi-masalah-sampah-di-kota-pekalongan</link>
					<comments>https://eranasional.com/88571/tpst-mitra-brayan-resik-atasi-masalah-sampah-di-kota-pekalongan#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Abdul Hakim]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 May 2025 01:36:51 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[Bank Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Darurat Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Daur Ulang]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Pilah Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[TPST Brayan Resik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://eranasional.com/88571/tpst-mitra-brayan-resik-atasi-masalah-sampah-di-kota-pekalongan</guid>

					<description><![CDATA[Pekalongan, ERANASIONAL.COM – Suara mesin pengolah sampah bergemuruh diiringi tangan-tangan lincah para pekerja yang memilah sampah. Sampah organik dikelompokkan dengan yang organik untuk dibuat pupuk dan maggot. Kemudian sampah anorganik seperti plastik dikelompokkan dengan sampah sejenis. Ini bukan pekerjaan kotor, meskipun tangan harus memegang sampah yang kotor bersama udara yang tak sedap, pekerjaan ini adalah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pekalongan, ERANASIONAL.COM</strong> – Suara mesin pengolah sampah bergemuruh diiringi tangan-tangan lincah para pekerja yang memilah sampah.</p>
<p>Sampah organik dikelompokkan dengan yang organik untuk dibuat pupuk dan maggot. Kemudian sampah anorganik seperti plastik dikelompokkan dengan sampah sejenis.</p>
<p>Ini bukan pekerjaan kotor, meskipun tangan harus memegang sampah yang kotor bersama udara yang tak sedap, pekerjaan ini adalah pekerjaan mulia.</p>
<p>Di tengah kondisi Kota Pekalongan yang darurat sampah ini mereka terus mengeluarkan keringatnya mengolah sampah dan bukti peduli dengan lingkungan.</p>
<p>Ada 19 orang pekerja yang memilah sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Mitra Brayan Resik di Kota Pekalongan. Mereka memilah sampah sejak pukul 8 pagi sampai 4 sore.</p>
<p>&#8220;Setiap harinya dengan 19 orang pekerja dan 2 mesin, kami mampu memilah sampah organik dan anorganik sekitar 5 ton per hari,&#8221; terang Koordinator Pengelolaan Sampah TPST Mitra Brayan Resik, Tobiin, Selasa (20/5/2025).</p>
<p>Dijelaskan, di TPST Mitra Bayan Resik sampah yang masuk masih tercampur. TPST memilah sampah organik untuk digiling menjadi pupuk dan maggot.</p>
<p>&#8220;Sampah plastik, botol plastik yang ada nilai ekonominya dikumpulkan untuk di daur ulang. Harapannya masyarakat Kota Pekalongan sudah memilah sampah dari rumah untuk memudahkan kami mengolah sampah,&#8221; terangnya.</p>
<p>Sementara itu, Direktur Bank Sampah Kota Pekalongan, Abdul Mukti mengaku bank sampah berjalan cukup lancar meskipun tak ada penambahan nasabah yang signifikan. Jumlah nasabah masih bertahan di angka 200-an.</p>
<p>&#8220;Dari sampah yang terkumpul ini kami lakukan pengiriman ke luar daerah, sampah atom bisa 2 ton 2 minggu sekali kirim, begitu juga plastik kami kirim ke Majalengka,&#8221; tukasnya. (em-aha)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://eranasional.com/88571/tpst-mitra-brayan-resik-atasi-masalah-sampah-di-kota-pekalongan/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
					<media:content
				url="https://eranasional.com/wp-content/uploads/2025/06/3e9c35ba-065d-4e92-ace4-c351168f6dc7.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1280"
				height="853">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[3e9c35ba-065d-4e92-ace4-c351168f6dc7]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://eranasional.com/wp-content/uploads/2025/06/3e9c35ba-065d-4e92-ace4-c351168f6dc7-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
													<media:copyright>Abdul Hakim</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Pemkot Pekalongan Gerak Cepat Tanggulangi Krisis Sampah</title>
		<link>https://daerah.eranasional.com/87322/pemkot-pekalongan-gerak-cepat-tanggulangi-krisis-sampah</link>
					<comments>https://daerah.eranasional.com/87322/pemkot-pekalongan-gerak-cepat-tanggulangi-krisis-sampah#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Abdul Hakim]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Mar 2025 12:03:58 +0000</pubDate>
				
		
		
		<category><![CDATA[APBD]]></category>
		<category><![CDATA[Camat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Krisis Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[lurah]]></category>
		<category><![CDATA[Pilah Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Status Darurat Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.eranasional.com/87322/pemkot-pekalongan-gerak-cepat-tanggulangi-krisis-sampah</guid>

					<description><![CDATA[Pekalongan, ERANASIONAL.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan bergerak cepat  untuk menanggulangi krisis darurat sampah yang terjadi akibat penutupan TPA Degayu oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, mengatakan bahwa, langkah penanganan sampah segera telah disusun dan disepakati bahwa semua OPD, camat, dan lurah akan turun langsung ke masyarakat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pekalongan, ERANASIONAL.COM</strong> – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan bergerak cepat  untuk menanggulangi krisis darurat sampah yang terjadi akibat penutupan TPA Degayu oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).</p>
<p>Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, mengatakan bahwa, langkah penanganan sampah segera telah disusun dan disepakati bahwa semua OPD, camat, dan lurah akan turun langsung ke masyarakat untuk memberikan contoh pengelolaan sampah yang baik.</p>
<p>&#8220;Selain itu, Satgas Pengelolaan Sampah Darurat juga telah dibentuk di masing-masing dinas untuk menangani persoalan sampah secara spesifik,&#8221; ucap Mas Aaf, sapaan akrabnya di Ruang Buketan Setda Kota Pekalongan, Sabtu (22/3/2025).</p>
<p>Menanggapi isu yang tengah ramai diperbincangkan di media sosial mengenai anggaran Rp1,5 miliar untuk pengadaan audio visual di Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Mas Aaf menegaskan bahwa, anggaran tersebut awalnya ditujukan untuk mendukung sistem pemantauan.</p>
<p>“Dan pengawasan kondisi sampah di TPA serta sejumlah titik rawan sampah. Namun, mengingat situasi darurat ini, anggaran tersebut telah ditiadakan dan dialihkan sepenuhnya untuk mendukung penanganan darurat sampah,” terang Aaf.</p>
<p>Menurutnya, fokus utama saat ini adalah mengatasi penumpukan sampah yang terjadi di sejumlah titik Kota Pekalongan.</p>
<p>Sebagai langkah awal, Pemerintah Kota Pekalongan menargetkan pembersihan sampah di ruas jalan protokol dalam 1-3 hari ke depan.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa, mulai Senin mendatang, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Kuripan Kertoharjo dan Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (TPS3R) yang selama ini sudah berjalan akan terus dioptimalkan.</p>
<p>&#8220;Kami akan meninjau lokasi mana yang berfungsi maksimal dan mana yang perlu ditingkatkan,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama berpartisipasi dalam upaya penanganan sampah ini.</p>
<p>&#8220;Kami harap warga dapat mendukung dengan melakukan pemilahan sampah dari rumah dan menjaga lingkungan sekitar. Kita harus bergerak bersama-sama, tidak saling menyalahkan, agar Kota Pekalongan dapat segera keluar dari krisis sampah ini,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala DLH Kota Pekalongan, Sri Budi Santoso, menambahkan bahwa TPST Kuripan Kertoharjo akan segera dioperasikan menggunakan dana tak terduga dari APBD Kota Pekalongan.</p>
<p>Sampah di jalan utama dan sampah yang telah dipilah oleh warga akan menjadi prioritas penanganan di TPST tersebut. Sehingga, tumpukan sampah di beberapa titik jalan bisa berkurang.</p>
<p>&#8220;Sementara untuk TPS3R, selama ini sudah berjalan dan melayani pengambilan dan pengolahan sampah dari warga sekitarnya ini juga akan ditingkatkan kapasitasnya, baik menyangkut personil, maupun peralatan penanganan sampahnya,” katanya.</p>
<p>Tadi sudah dapatkan komitmen dari pak wali, lanjutnya, bu wakil dan pak sekda, akan mendapatkan biaya dari belanja anggaran tak terduga untuk meningkatkan kapasitas pengolahan sampah di TPS3R yang ada di 23 titik di Kota Pekalongan. (em-aha)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://daerah.eranasional.com/87322/pemkot-pekalongan-gerak-cepat-tanggulangi-krisis-sampah/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
					<media:content
				url="https://eranasional.com/wp-content/uploads/2025/04/00013-krisis-sampah.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1080"
				height="525">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[00013 krisis sampah]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://eranasional.com/wp-content/uploads/2025/04/00013-krisis-sampah-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
													<media:copyright>Abdul Hakim</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
		<item>
		<title>Lolos Seleksi Desa Mandiri Sampah, DLHK Jateng Verlap di Kelurahan Kuripan Yosorejo</title>
		<link>https://daerah.eranasional.com/82165/lolos-seleksi-desa-mandiri-sampah-dlhk-jateng-verlap-di-kelurahan-kuripan-yosorejo</link>
					<comments>https://daerah.eranasional.com/82165/lolos-seleksi-desa-mandiri-sampah-dlhk-jateng-verlap-di-kelurahan-kuripan-yosorejo#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Abdul Hakim]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Nov 2024 09:58:48 +0000</pubDate>
				
		
		
		<category><![CDATA[Desa Mandiri Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[DLHK Jateng]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Pekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[Paving Block]]></category>
		<category><![CDATA[Pilah Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah Plastik]]></category>
		<category><![CDATA[Sedekah Sampah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.eranasional.com/82165/lolos-seleksi-desa-mandiri-sampah-dlhk-jateng-verlap-di-kelurahan-kuripan-yosorejo</guid>

					<description><![CDATA[Pekalongan, ERANASIONAL.COM – Usai dinyatakan lolos tahapan seleksi administrasi Desa Mandiri Sampah, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) melaksanakan verifikasi lapangan (verlap) di Kelurahan Kuripan Yosorejo, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan, Kamis siang, 21 November 2024. Verlap ini merupakan bagian dari Program Penghargaan Desa Mandiri Sampah Tingkat Provinsi Jateng Tahun 2024. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pekalongan, ERANASIONAL.COM</strong> – Usai dinyatakan lolos tahapan seleksi administrasi Desa Mandiri Sampah, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) melaksanakan verifikasi lapangan (verlap) di Kelurahan Kuripan Yosorejo, Kecamatan Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan, Kamis siang, 21 November 2024.</p>
<p>Verlap ini merupakan bagian dari Program Penghargaan Desa Mandiri Sampah Tingkat Provinsi Jateng Tahun 2024. Penghargaan Desa Mandiri Sampah ini diberikan oleh Gubernur Jateng kepada desa/kelurahan yang berhasil dalam pengelolaan sampah secara mandiri, inovatif dan berkelanjutan.</p>
<p>Lina, Analis Kebijakan Muda DLHK Provinsi Jawa Tengah selaku tim verifikasi lapangan Penghargaan Desa Mandiri Sampah menjelaskan, pada Tahun 2024, Penghargaan Desa Mandiri Sampah diikuti 48 desa/kelurahan yang tersebar di 24 kabupaten/kota di Jawa Tengah.</p>
<p>Dari jumlah tersebut, terdapat 40 desa dan delapan kelurahan, salah satunya Kelurahan Kuripan Yosorejo (Kuryos).</p>
<p>“Penghargaan Desa Mandiri Sampah terbagi menjadi beberapa kategori, pratama, muda, madya, dan utama. Nantinya akan diambil enam desa/kelurahan terbaik yang akan diumumkan pada Desember mendatang,” terangnya.</p>
<p>Menurut dia, verifikasi lapangan di Kelurahan Kuripan Yosorejo bertujuan untuk melihat pengelolaan sampah yang telah dilakukan di Kelurahan Kuryos sebagai tahapan penilaian Penghargaan Desa Mandiri Sampah.</p>
<p>Ada lima aspek yang dinilai dalam verifikasi lapangan tersebut, di antaranya regulasi atau peran pemerintah terhadap peran masyarakat.</p>
<p>Selain itu, kelembagaan pengelolaan sampah, misalnya pembentukan TPS-3R, KSM, BSI, BSU. Kemudian aspek sosial budaya, pendanaan, dan teknik operasional (pemilahan, pengangkutan, proses akhir sampah, dan inovasi).</p>
<p>&#8220;Berdasarkan informasi dari ibu-ibu di sini, belum ada pilah sampah. Dari  2.000-an warga, baru 800 warga yang berkontribusi terhadap jasa angkut sampah, kemudian dari pilah sampah hanya 60 orang, yang lainnya masih sistem sedekah sampah,&#8221; paparnya.</p>
<p>Kepala DLH Kota Pekalongan, Sri Budi Santoso mengatakan, bahwa penilaian ini memberikan masukan dan input bagi Kelurahan Kuripan Yosorejo pada khususnya dan Kota Pekalongan secara umum, tentang bagaimana mengelola sampah yang baik.</p>
<p>&#8221;Karena tim penilai telah memiliki sistem standar kriteria tahapan yang baik terkait Desa Mandiri Sampah. Ini juga merupakan kali pertama Kota Pekalongan ikut dan masuk nominasi,</p>
<p>“Mudah-mudahan bisa menjadi contoh dan memotivasi kelurahan lainnya, agar mampu mandiri sampah di kemudian hari,&#8221; ujar SBS, sapaan akrabnya.</p>
<p>Lurah Kuripan Yosorejo, Mahfud memaparkan beberapa inovasi pengelolaan sampah yang dilakukan Kuripan Yosorejo. Di antaranya pembuatan paving block dari sampah plastik, sistem informasi kas RT dan RW seperti iuran jimpitan.</p>
<p>Selain itu, Kuripan Yosorejo memiliki tiga lokasi bank sampah, yaitu Bank Sampah Asli, Bank Sampah Melati, dan Bank Sampah Mewah. Ada pula dua TPS-3R yakni TPS-3R Saling Asih dan Rejo Makmur.</p>
<p>&#8220;Pengangkut sampah dari RT dan RW sudah terkoordinir, yakni TPS-3R Saling Asih untuk wilayah Kuripan Lor dan TPS-3R Rejo Makmur untuk wilayah Yosorejo,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Ia berharap, usai verifikasi lapangan tersebut, di masing-masing RW ada pemilahan sampah. Sebab, dari sebelas RW di Kelurahan Yosorejo, baru ada dua RW yang memiliki bank sampah.</p>
<p>“Harapannya, nanti bisa dikembangkan bank sampah secara bertahap, sehingga RW bisa memilah dan koordinasi dengan bank sampah induk yaitu Bank Sampah Asli,” harapnya. (em-aha)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://daerah.eranasional.com/82165/lolos-seleksi-desa-mandiri-sampah-dlhk-jateng-verlap-di-kelurahan-kuripan-yosorejo/feed</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
					<media:content
				url="https://eranasional.com/wp-content/uploads/2024/12/Lurah-Kuryos.jpg"
				type="image/jpeg"
				medium="image"
				width="1574"
				height="922">
				<media:title type="plain">
					<![CDATA[Lurah Kuryos]]>
				</media:title>
				<media:thumbnail
					url="https://eranasional.com/wp-content/uploads/2024/12/Lurah-Kuryos-100x75.jpg"
					width="100"
					height="75" />
													<media:copyright>Abdul Hakim</media:copyright>
							</media:content>
				</item>
	</channel>
</rss>
