Tahun Ini Pemerintah Hapus Cuti Libur Natal dan Tahun Baru 2022

  • Bagikan

JAKARTA – Pemerintah meminta semua pihak untuk mewaspadai gelombang tiga Covid-19 yang diprediksi bisa terjadi awal tahun.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy bahkan melarang warga untuk bepergian pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hal ini untuk memutus mata rantai virus Covid-19.

“Saya mohon nanti ada kampanye besar-besaran untuk mengimbau masyarakat agar tidak berpergian. Tidak pulang kampung, atau berpergian atas tujuan-tujuan yang tidak primer,” ucapnya, Rabu (27/10/2021).

Baca Juga :   Kemensos Tidak Perpanjang BST Rp 300 Ribu, Ini Penjelasan Mensos Tri Rismaharini

Menurutnya, kebijakan pembatasan pergerakan orang memang memerlukan sosialisasi lebih masif kepada masyarakat yang dilakukan oleh pihak kepolisian, dinas perhubungan, dan juga media massa. Ini perlu dilakukan agar masyarakat lebih memaklumi keadaan yang ada dan tidak nekat melanggar.

Oleh sebab itu, pihaknya juga telah membuat berbagai program untuk mencegah gelombang Covid di akhir tahun. Seperti memangkas cuti bersama pada 24 Desember 2021, melarang ASN cuti dan memanfaatkan momentum libur akhir tahun, memperketat syarat perjalanan, hingga menerapkan protokol kesehatan ketat di sejumlah sektor.

Baca Juga :   Memutus Penyebaran Covid-19 di Kab. Blora Calon Bupati Blora, Jawa Tengah, Cristy Andrini Beserta Tim Bannaspati Membagikan Sejumlah Masker Gratis

“Sehingga nanti kita harapkan jumlah mereka yang akan melakukan perjalanan bisa dibatasi dan juga dikendalikan. Terutama di dalam pengawasan menghindari kemungkinan terjadinya gejala ikutan yaitu mereka pulang pergi membawa oleh-oleh Covid-19,” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *