Tinjau Langsung Jalannya Pilkades Serentak, Ade Yasin : Selalu Ingat 3M Dalam Memilih

  • Bagikan

BOGOR – Bupati Bogor Ade Yasin memantau langsung Pilkades serentak di Kabupaten Bogor, Minggu (20/12/2020). Ia mengunjungi dua kecamatan, pertama Tempat Pemungutan Suara (TPS) 02 Desa Cipambuan, Kecamatan Babakanmadang. Kemudian Ade Yasin mengunjungi Yayasan TPS 04 Dharmais, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

Hasil pemantauan di kedua TPS menunjukkan bahwa panitia telah menerapkan protokol kesehatan yang ketat (Prokes). Ade Yasin menjelaskan, para Proker sangat menyadari, dan saat masuk TPS pemilih diukur suhu tubuhnya dengan heat gun.

Selain itu, antrian juga diatur melalui penggunaan 3M (memakai masker, cuci tangan dan menjaga jarak).

Baca Juga :   Prakiraan Cuaca Minggu 11 Oktober 2020, BMKG : Siang Kota Bogor dan Depok Hujan

“Alhamdulillah pagi ini saya pantau Pilkades di Desa Cipambuan dan Desa Cimandala Sukaraja. Prokes sudah ketat, pemilih dibagi jamnya sehingga 500 orang tidak memilih sekaligus dalam waktu yang bersamaan,” ujar Bupati Bogor, Ade Yasin. Minggu (20/12/2020).

Ade Yasin mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada masyarakat Kabupaten Bogor yang telah memahami pentingnya pelaksanaan program kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Ia berharap TPS lain juga melakukan hal serupa. Dari segi keamanan, Pilkad serentak masih dipantau sebagai menguntungkan.

Baca Juga :   Wisata Alam dan Cagar Budaya Cidokom Rumpin Ciampea Perlu Sentuhan Sang Kreatif

“Insyaallah kita akan menerapkan protokol kesehatan ini dan masyarakat alhamdulillah mengerti,” ucapnya.

Ade Yasin meminta panitia Pilkades mewaspadai penjumlahan penghitungan suara agar tidak membuat keramaian karena publik ingin calonnya menang.

“Namun kita syaratkan untuk saksi, calon kades satu saksi yang memantau. Ini kan juga pencalonan yang menang cuma satu, jadi kalah menang sudah biasa, yang menang jangan jumawa,” imbuhnya.

Kemudian Ade Yasin berpesan agar calon walikota yang kalah jangan bersedih atau marah, karena itu pilihan rakyat.

Baca Juga :   Hore, Bantuan APBD Kota Bogor Tahap 4 Sebesar 500 ribu Rupiah Cair

“Kita hormati masyarakat percaya pada siapa harus di hormati tidak ada lagi protes protes atau kecewa. Kalau misalkan protes dan kecewa ada tempatnya untuk mengadu,” ucapnya.

“Jadi tidak di lapangan kalau mau digugat silahkan saja tapi jangan lakukan apapun karena bisa kena sanksi protokoler kesehatan,” pungkasnya.

Pilkades Serentak 2020 diikuti oleh 88 desa yang tersebar di 34 kecamatan. Sejauh ini, DPMD telah menyiapkan 1.614 TPS dengan jumlah pemilih sekitar 753.798 ribu. ***

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *