Ungkap Mimpi Ketemu Rasul, Haikal Hassan Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

  • Whatsapp

Eranasional.com – Sekretaris Habib Rizieq Shihab (HRS) Center Haikal Hassan dilaporkan oleh Sekjen Forum Pejuang Islam Husin Shahab ke Polda Metro Jaya atas dugaan penyebaran berita bohong dan penodaan agama.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya, Haikal mengatakan bertemu dan mendengar suara Rasulullah SAW lewat mimpi. Hal itu disampaikan Haikal dalam acara pemakaman anggota Laskar FPI, di Megamendung, Bogor, Jawa Barat, Senin (07/12/2020). Pengakuan yang dikatakan Haikal pun diunggah di Youtube Channel Front TV.

Di hadapan ziarah yang hadir, Haikal mengatakan, kedua anaknya yang masih kecil sudah meninggal. Kemudian Rasulullah mendatanginya lewat mimpi dan menyampaikan bahwa kedua anaknya itu telah bersama Rasulullah.

“Saya nangis sejadi-jadinya. Demi Allah di kubur ini, demi Allah di waktu hujan ini, tiba-tiba enggak lama Rasulullah datang, dia memegang Umar anak saya, demi Allah (Rasul) memegang Salma anak saya. Dan Rasul berucap kepada saya, ‘Jangan takut, jangan khawatir. Salmah dan Umar bersama saya.’ demi Allah saya dengar Rasul berkata demikian di telinga saya,” kata Haikal.

Tak hanya itu, Haikal mengaku dihampiri oleh Rasulullah dalam mimpinya bersama kedua anaknya yang telah meninggal dunia. Rasulullah, aku Haikal, mengucapkan agar tak perlu takut kehilangan kedua anaknya karena sudah bersama Rasulullah.

“Hari ini saya saksikan dan sampaikan kepada ibu, cerita yang belum pernah saya sampaikan. Saya takut dibilang riya’, tapi itu yang terjadi,” kata Haikal, dikutip dari CNN Indonesia, Rabu (16/12/2020).

Haikal lantas berpesan agar seluruh keluarga enam laskar FPI yang telah meninggal dunia jangan terlalu berduka terlalu dalam. Sebab, para para laskar FPI itu diyakininya kini sedang bersama Rasulullah. “Pesan saya jangan pernah lupa salat hadiah selepas salat Magrib, agar ibu bisa mimpi dengan mereka. Jangan takut ibu,” kata Haikal.

“Mereka bahagia bersama Rasulullah, bukan sedih mereka. Karena kita ngiri juga dengan mereka. Karena mereka meninggal dengan khusnul khatimah. Syahid semuanya,” tambah Haikal. (Nur Cahyono)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *