Malaysia, ERANASIONAL.COM – Video CCTV yang memperlihatkan dua orang dewasa diduga melakukan kekerasan terhadap anak di dalam lift sebuah hotel di Malaysia viral di media sosial.

Keduanya diduga warga negara Indonesia (WNI), tetapi identitas dan kewarganegaraan mereka belum terkonfirmasi.

Rekaman tersebut menuai kecaman warganet setelah memperlihatkan seorang pria dan perempuan yang diduga memaksa seorang anak turun dari stroller atau kereta dorong bayi.

Belum diketahui siapa yang pertama kali mengunggah rekaman CCTV itu. Namun, media lokal Malaysia, The Reporter, turut membagikannya melalui akun media sosial mereka pada Rabu (21/10/2026).

“Gara-gara berebut stroller, anak-anak jadi korban kekerasan ibuk-bapak?” demikian keterangan yang menyertai unggahan tersebut.

Menurut penjelasan The Reporter, insiden itu diduga bermula ketika seorang anak yang lebih kecil ingin duduk di stroller, sementara seorang anak yang lebih besar sudah berada di sana.

Dalam rekaman yang beredar, seorang pria dewasa mengenakan kaus berwarna krem terlihat menendang stroller yang diduduki anak berkaus hitam.

Tak lama kemudian, seorang perempuan berjilbab dengan pakaian merah muda tampak ikut mendorong stroller, seolah meminta anak tersebut turun.

Perempuan itu kemudian menarik anak berkaus hitam dari stroller. Saat orang lain masuk ke dalam lift, ia terlihat berusaha menyembunyikan anak tersebut.

Setelah anak berkaus hitam turun, anak yang lebih kecil dengan kaus bergaris langsung duduk di stroller.

Rekaman itu juga disertai suara latar berbahasa Melayu yang diduga berasal dari seseorang yang menyaksikan tayangan CCTV tersebut.

Identitas dan Kondisi Anak Belum Diketahui

Hingga kini, belum ada informasi terverifikasi mengenai lokasi hotel tempat kejadian berlangsung, identitas kedua orang dewasa tersebut, maupun kondisi anak-anak yang terekam dalam video.

Belum diketahui pula apakah pihak hotel telah memberikan keterangan atau mengambil tindakan terkait insiden tersebut.

Video itu memicu reaksi keras dari warganet, termasuk dari Indonesia. Sejumlah pengguna media sosial menyayangkan tindakan yang terlihat dalam rekaman dan mengingatkan pentingnya memperlakukan anak dengan baik.

Sebagian warganet juga menilai orang tua perlu lebih siap secara emosional sebelum memutuskan memiliki anak.

Sementara itu, sejumlah pengguna media sosial menduga kedua orang dewasa dalam rekaman merupakan WNI yang sedang berlibur ke Malaysia. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya. []