INDRAMAYU – Menteri Sosial Tri Rismaharini mengunjungi lokasi pengungsian warga korban kebakaran kilang minyak Pertamina RU VI di Balongan, Indramayu, Jawa Barat, Senin (29/3/2021).

Risma menyadari bahwa warga yang mengungsi merasa ketakutan dan trauma akibat ledakan dan kebakaran kilang minyak yang berbahaya.

Risma kemudian menyapa dan berbincang dengan warga, sambil mencoba menghibur agar para pengungsi tetap tenang.

Sambil berbicara, Risma terlihat memijat tangan dan punggung dua pengungsi korban kebakaran kilang Pertamina Balongan.

Menurut Risma, para korban kebakaran kilang minyak Pertamina Balongan dalam kondisi tegang, sehingga dia mencoba menenangkan dengan memijat tangan serta pundaknya.

“Enggak bisa (memijat). Akan tetapi, karena ibunya tegang (maka dipijati),” kata Risma di Indramayu, seperti dikutip dari¬†Antara, Senin.

Mensos Risma dua kali memijat punggung dan juga tangan warga.

Sambil bertanya, dia terus memijat pundak dan tangan dua pengungsi itu dengan lembut.

Selain itu, Risma juga membagikan biskuit kepada para korban, terutama anak-anak.

Saat berinteraksi dengan para pengungsi, mata Risma juga sempat berkaca-kaca.

Ia mengaku sedih melihat mereka, apalagi ketika bercerita mengenai detik-detik terjadinya kebakaran.

“Saya kira semua orang pasti sedih ketika mendengar cerita para pengungsi,” tutur Risma.

Kunjungan Risma ke posko pengungsian masyarakat terdampak kebakaran kilang minyak Pertamina Balongan itu juga untuk memastikan semua kebutuhan dasar terpenuhi.

Kemensos juga menyalurkan bantuan logistik dalam rangka penanganan bencana di Kabupaten Indramayu dengan nilai total Rp305 juta.

Bantuan itu terdiri atas makanan siap saji 600 paket, makanan anak 300 paket, selimut 200 lembar dan kasur 300 unit.

Kemudian, kids ware 60 paket, family kids 100 paket, dan tenda gulung 50 lembar. ***