Israel, ERANASIONAL.COM – Situasi mencekam menyelimuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) yang tengah berlayar menuju Gaza melalui Laut Mediterania.

Relawan kemanusiaan asal Indonesia yang tergabung dalam armada tersebut dilaporkan menghadapi ancaman intersepsi militer hingga serangan siber masif.

Informasi itu disampaikan oleh aktivis kemanusiaan Indonesia, Chiki Fawzi melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @chikifawzi pada Senin (18/5/2026).

Dalam unggahannya, Chiki meminta masyarakat Indonesia ikut memantau dan mendoakan keselamatan para relawan yang saat ini berada di tengah pengepungan di perairan internasional dekat Siprus.

“Teman-teman, di waktu subuh ini mau minta doa. Jagain teman-teman kita yang sedang berlayar pakai jari-jari kita yah,” tulis Chiki.

Ia mengungkapkan, jaringan komunikasi Global Sumud Flotilla sempat dihantam lebih dari 1,5 juta serangan siber hanya dalam waktu kurang dari satu jam.

Situasi disebut semakin genting lantaran kapal militer dan drone telah terpantau mengitari armada flotilla.

Menurut Chiki, sebanyak 52 kapal tengah berada di wilayah laut internasional dekat Siprus saat ancaman intersepsi mulai terjadi.

Pusat komunikasi keluarga relawan juga telah diaktifkan dalam mode siaga untuk memberikan pembaruan situasi kepada keluarga delegasi.

Tak hanya jalur laut, tekanan juga disebut terjadi pada konvoi darat kemanusiaan yang bergerak dari kawasan Afrika Utara menuju Libya Timur.