JAKARTA – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyatakan bahwa melakukan penambahan pos penyekatan selamat berlangsungnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Pulau Jawa dan Bali.

“Jumlahnya 651 (titik penyekatan), dan ini terus dinamis. Di hari pertama operasi ada 407, tetapi terus di hari jajaran dan kewilayahan mengevaluasi,” kata Kabag Pps Korlantas Polri Kombes Rudy Antariksawan dalam webinar yang digelar oleh Divisi Humas Polri, Jakarta, Rabu (7/7/2021).

Dalam empat hari PPKM Darurat berlangsung, kata Rudy, pihak kepolisian melakukan evaluasi sehingga proses penyekatan dan pemeriksaan kelengkapan administrasi tak tertumpuk pada satu titik.

Menurutnya, penambahan titik penyekatan itu berhasil membuat antrian di titik penyekatan semakin terurai hingga saat ini.

“Kalau yang ditutup hanya di perkotaan-perkotaan. Dari hulunya tidak dicegah, ini sama saja. Oleh karenanya mulai dari kemarin dan ini sudah benar-benar kelihatan mobilitas berkurang,” ujar Rudy.

Pada hari ini, Korlantas mencatat arus lalu lintas di sekitar wilayah yang disekat dapat turun hingga 60 persen dari hari-hari biasanya. Kemudian, hampir tak ada antrian dan penumpukan kendaraan yang terjadi di titik-titik penyekatan yang disiapkan.

“Kalau kami boleh sebut mobilitas sudh berkurang 50 sampai 60 persen dari hari-hari biasanya,” ucap Rudy. (okezone)