JAKARTA, Eranasional.com – Indonesia Survey Center (ISC) merilis hasil survei elektabilitas calon presiden (capres). Hasilnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto unggul dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.
Survei ISC dilaksanakan dalam periode waktu 27 Maret-6 April 2023 dengan total 1.520 responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik pencuplikan sampel multistage random sampling varian area random sampling. Sedangkan, pengumpulan data dilakukan dengan wawancara langsung. Margin of Error (MoE) survei ini berkisar +/- 2,5 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Peneliti Senior ISC Chairul Ansari awalnya memaparkan popularitas dan kesukaan tokoh. Prabowo Subianto selalu menempati posisi teratas.
“Mayoritas publik masih menempatkan Prabowo pada tingkat tertinggi baik popularitas maupun likeabilitas, menyusul Ganjar dan Anies diposisi kedua dan ketiga,” kata Chairul dalam keterangan tertulisnya, Selasa (11/4/2023).
Berdasarkan data survei yang dirilis, berikut tingkat popularitas 12 tokoh tersebut:
1. Prabowo Subianto: 96,7%
2. Ganjar Pranowo: 91%
3. Anies Baswedan: 89,7%
4. Airlangga Hartarto: 88,5%
5. Sandiaga Uno: 86,6%
6. Ridwan Kamil: 86%
7. Muhaimin Iskandar: 85,4%
8. Puan Maharani: 85,2%
9. Erick Thohir: 85%
10. Agus Harimurti Yudhoyono: 84,3%
11. Khofifah Indar Parawansa: 83,6%
12. Andika Perkasa: 81,7%
Untuk tingkat likeabilitas atau ketersukaan, Prabowo Subianto masih unggul ketimbang nama-nama tokoh lainnya.
1. Prabowo Subianto: 89,7%
2. Ganjar Pranowo: 84,3%
3. Anies Baswedan: 84%
4. Ridwan Kamil: 82,1%
5. Sandiaga Uno: 80,4%
6. Agus Harimurti Yudhoyono: 70,3%
7. Khofifah Indar Parawansa: 68,7%
8. Erick Thohir: 67,7%
9. Muhaimin Iskandar: 67,4%
10. Airlangga Hartarto: 66,7%
11. Puan Maharani: 66,5%
12. Andika Perkasa: 60,9%
Elektabilitas capres
Dalam elektabilitas capres, Prabowo juga menempati posisi teratas dengan angka 33,5%. Posisi kedua ditempati oleh Ganjar Pranowo dengan suara 18,4%. Sementara di urutan ketiga Anies Baswedan di angka 18,2%.
“Pada pertanyaan simulasi elektabilitas untuk 12 Calon Presiden, Prabowo terus melaju memimpin diposisi pertama dengan perolehan keterpilihan sebesar 33,5%,” ujar Chairul.
Berikut data lengkap elektabilitas capres:
1. Prabowo Subianto: 33,5%
2. Ganjar Pranowo: 18,4%
3. Anies Baswedan: 18,2%
4. Ridwan Kamil: 5,2%
5. Agus Harimurti Yudhoyono: 4,6%
6. Puan Maharani: 3%
7. Khofifah Indar Parawansa: 2,3%
8. Erick Thohir: 2,2%
9. Sandiaga Uno: 1,4%
10. Muhaimin Iskandar: 1,4%
11. Airlangga Hartarto: 1,3%
12. Andika Perkasa: 1%
13. Belum menentukan pilihan: 7,5%
Chairul memberikan alasan Prabowo bisa menempati urutan teratas yaitu kinerja Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) di Kabinet Indonesia Maju dianggap publik masih sangat baik.
“Kinerja Prabowo yang semakin kinclong di bidang pertahanan. Sebagai pembantu Presiden di bidang pertahanan Prabowo menujukkan kondisi yang positif sehingga apresiasi dari Presiden pantas didapatkan olehnya, termasuk juga dari publik secara luas,” jelasnya.
Alasan kedua yakni tentang bagaimana sikap dan perlakuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Prabowo Subianto akhir-akhir ini. Apalagi kata Chairiul, pemilih kuat Jokowi diduga kuat masih menjadikannya sebagai reference leader dalam menentukan dukungan terhadap Presiden periode berikut.
“Endorsement Jokowi terhadap Prabowo. Kita ketahui bahwa faktor dukungan Jokowi dalam kesuksesan memenangkan kontestasi pemilu 2024 sangat penting, mengingat masih cukup signifikannya pemilih loyal Jokowi,” terangnya.
“Jadi singkatnya, kecenderungan dukungan Jokowi terhadap Prabowo berhubungan positif dengan dukungan pemilih Jokowi terhadapnya,” sambungnya.
Lalu, alasan lain yang bisa menjelaskan mengapa Prabowo Subianto masih bertengger di ranking tertinggi ini adalah kunjungan Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu ke beberapa daerah.
“Mulai masifnya kunjungan Prabowo ke daerah-daerah bertemu publik dan tokoh-tokoh berpengaruh baik yang menjadi basis dukungannya pada pemilu lalu maupun yang bukan, tetapi bersimpati terhadapnya,” ujarnya.
Chariul menilai kegiatan Prabowo ini bisa berimbas pada meningkatnya kepercayaan diri publik pendukungnya. Dengan komunikasi yang kembali dibangun oleh Prabowo langsung melalui kegiatan ini dapat mengembalikan keyakinan dan dukungan terhadapnya.
“Alasan keempat, sikap Prabowo yang mempersatukan bangsa dengan bergabung dalam kabinet Jokowi-Maruf juga dianggap menjadi faktor pengungkit naiknya elektabilitas Prabowo terutama dari sisi pemilih Jokowi,” ungkap Chairul.
Tinggalkan Balasan