Jakarta, ERANASIONAL COM – Setelah bertahun-tahun menjadi polemik, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengusulkan pembangunan rumah sakit (RS) tipe A di lahan Rumah Sakit (RS) Sumber Waras, Jakarta Barat, masuk dalam proyek strategi nasional (PSN).
Pramono mengatakan akan bertemu dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk membicarakan hal tersebut.
Pramono juga mengklaim bahwa seluruh persoalan hukum telah tuntas dan dukungan dari pemerintah pusat telah dikantongi.
“Saya akan mengusulkan ini akan dimasukkan ke dalam Proyek Strategis Nasional karena luasnya 3,6 hektare, bisa dibangun untuk rumah sakit yang sangat-sangat lengkap. Maka dalam waktu 1-2 hari ini saya akan bertemu dengan Menteri Kesehatan untuk duduk bersama,” kata Pramono usai meninjau lahan tersebut, Senin (27/10).
Lebih lanjut Pramono mengatakan lahan seluas 3,6 hektare milik Pemprov DKI itu sebelumnya sempat tersandung penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), namun status tersebut telah dihentikan sejak 2023.
Jika masuk ke PSN, katanya, Pemprov DKI dan pemerintah pusat bisa bekerja sama dalam pembangunannya. Ia memastikan lahan itu sudah tidak memiliki masalah hukum.
“Kalau kemudian ini masuk PSN, apakah seperti yang saya sampaikan tadi, pemerintah pusat bersedia membangun rumah sakit spesialis misalnya jantung, kemudian kanker, stroke di tempat ini? Karena tempat ini kan tempat yang sangat-sangat strategis, apalagi ini kan satu zona dengan Dharmais, Harapan Kita, dan sebagainya,” ujarnya.
Di sisi lain, ia mengatakan Pemprov juga memiliki opsi pembangunan rumah sakit di lahan itu dengan pembiayaan kreatif .
“Kemarin saya sudah bicara dengan Dirut Bank Jakarta, beliau menyampaikan, kalau memang segera akan masuk Rp10 triliun dari pemerintah pusat, dari Kementerian Keuangan, maka itu bisa digunakan untuk membangun tempat ini. Itu sebagai alternatif pertama dengan suku bunga yang tentunya secara bisnis tetap diatur secara transparan,” kata Pramono.

Tinggalkan Balasan