Jakarta, ERANASIONAL.COM – Kunjungan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, ke pabrik air minum dalam kemasan (AMDK) Aqua di Kabupaten Subang belum lama ini menuai sorotan publik.
Dalam inspeksi mendadak tersebut, Dedi menemukan adanya dugaan aliran dana dari pihak perusahaan ke dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yaitu PDAM dan Perum Jasa Tirta (PJT) II yang dinilai janggal.
Temuan itu bermula saat Dedi berbincang dengan salah satu karyawan di lokasi.
Dalam percakapan yang terekam di kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi (KDM), karyawan tersebut menjelaskan bahwa air limbah hasil olahan pabrik yang dibuang ke sungai tetap dikenakan biaya tambahan apabila dimanfaatkan oleh pihak lain melalui PDAM.
“Air yang dibuang itu kalau dipakai lagi, tetap bayar ke PDAM,” ujar karyawan tersebut, dikutip eranasional, Rabu (29/10).
Mendengar penjelasan itu, Dedi langsung mempertanyakan dasar pungutan tersebut.
“Kenapa harus bayar ke PDAM? Ini kan bukan air PDAM,” kata Dedi heran.
Sang karyawan menambahkan bahwa Aqua rutin melakukan pembayaran ke tiga instansi berbeda.
“Aqua bayar ke tiga tempat: ke Bapenda, ke PDAM, dan ke PJT. Detailnya saya kurang tahu, tapi memang setiap bulan ada pembayaran rutin,” ungkapnya.
Pernyataan itu membuat Dedi semakin bingung, sebab menurutnya perusahaan tersebut tidak menggunakan air permukaan atau air sungai, melainkan air tanah yang diatur melalui Surat Izin Pengusahaan Air Tanah (SIPA).
“Kalau ambilnya dari mata air, kenapa bayar ke PJT? PJT itu kan untuk air permukaan,” tegas Dedi.
Ia pun menilai mekanisme pembayaran tersebut perlu dievaluasi agar tidak terjadi tumpang tindih.
“Cukup satu jenis pajak saja, pajak air bawah tanah atau pajak mata air. PDAM tidak boleh memungut kalau tidak menjual air langsung,” ujarnya.
Karyawan Aqua kemudian mengakui bahwa perusahaan memang diperlakukan seperti pelanggan biasa oleh PDAM.
“Hitungannya sama seperti konsumen,” katanya.
Menanggapi hal itu, Dedi menegaskan bahwa hal tersebut tidak sesuai aturan.
“PDAM tugasnya menjual air, bukan memungut dari pihak yang tidak membeli air darinya,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan