Jakarta, ERANASIONAL.COM – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melaksanakan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Finlandia di Kemenko Infrastruktur, Jakarta, Senin.

Dalam kesempatan tersebut, Menko AHY menjajaki sejumlah peluang kolaborasi strategis antara Indonesia dan Finlandia, mulai dari energi terbarukan, pengelolaan air dan sampah, hingga pengembangan kota cerdas yang berkelanjutan.

“Dan yang tak kalah penting, terkait pendidikan dan sumber daya manusia, pengalaman Finlandia menawarkan pelajaran berharga. Sebagai negara pertama di dunia yang menerapkan program makan siang gratis di sekolah, negara Anda dapat berbagi wawasan berharga seiring Indonesia memperkuat programnya di bidang pendidikan dan gizi anak,” ujar Menko AHY dalam keterangan rilis yang diterima Eranasional di Jakarta, Kamis (30/10).

Menko AHY juga menyampaikan bahwa saat ini telah didirikan Kantor Infrastructure Project Facilitation Office (IPFO). IPFO merupakan layanan terpadu yang menghubungkan pemerintah, investor, dan mitra dalam mendukung pembiayaan dan percepatan proyek infrastruktur nasional.

Kebutuhan infrastruktur Indonesia untuk periode 2025–2029 diperkirakan mencapai sekitar US$640 miliar, sementara partisipasi swasta saat ini masih di bawah sepertiganya.

“IPFO hadir untuk menjembatani kesenjangan tersebut dengan menyediakan alur proyek yang jelas, mengantisipasi tantangan, dan memastikan proyek-proyek yang dijalankan bersifat bankable dan inklusif. Kami juga mempromosikan mekanisme pembiayaan kreatif, mulai dari kemitraan publik-swasta hingga optimalisasi aset, agar setiap investasi menciptakan manfaat nyata bagi masyarakat. Indonesia terbuka untuk bisnis dan investasi,” kata Menko AHY.