Jakarta, ERANASIONAL.COM — Presiden RI Prabowo Subianto bertemu dengan salah satu pendiri Bloomberg LP, Michael Bloomberg di Istana Kepresidenan di Jakarta, Selasa (18/11/2025).

Pembahasan yang dilakukan dalam diskusi antara kedua belah pihak adalah masukan terutama berbicara mengenai peningkatan sumber daya manusia Indonesia dan bidang pendidikan.

Pertemuan tersebut juga membahas sektor kesehatan. Bloomberg memberikan contoh kebijakan melarang rokok di restoran saat dirinya menjadi Wali Kota New York pada 2002-2013.

Chief Executive Officer BPI Danantara Rosan Roeslani menyebut kunjungan Michael Bloomberg itu merupakan pertemuan lanjutan setelah keduanya sempat bertemu di New York, Amerika Serikat, pada September kemarin.

“Bapak Presiden mengundang Michael Bloomberg untuk datang ke Indonesia dan beliau datang ke Indonesia dalam rangka kemudian akan menuju Singapura,” ujarnya pada wartawan usai pertemuan.

Rosan mengatakan dalam pertemuan itu Michael memberikan sejumlah masukan untuk pemerintahan Prabowo-Gibran mulai dari sektor SDM, Pendidikan hingga Kesehatan.

Michael, kata dia, juga bercerita tentang pengalamannya saat menjadi Walikota New York kepada Prabowo. Tak hanya itu, Rosan menyebut dalam pertemuan makan siang itu juga turut membahas kerja sama yang akan dilakukan antara Bloomberg dengan Danantara.

“Bagaimana juga kerja sama antara dana trust fund mereka dengan Danantara trust fund . Juga di bidang edukasi dan kesehatan, termasuk juga dengan sanitasi yang dibicarakan,” tuturnya.

Di sisi lain, Rosan mengatakan Michael juga membahas konservasi laut. Hanya saja, saya tidak memikirkan lebih jauh mengenai rencana konservasi laut tersebut.

“Itu juga ada pembahasannya, jadi cukup panjang. Akan tetapi detailnya saya yang harus memahaminya,” tandas dia.