Jakarta, ERANASIONAL.COM – Sebuah video menampilkan seorang pria bernama Fritz Alor Boy tengah meluapkan kekesalannya kepada petugas parkir di kawasan Polda Metro Jaya. Video tersebut viral di media sosial dan memicu perhatian publik.

Dalam rekaman tersebut, Fritz tampak berdebat dengan seorang petugas parkir setelah dimintai uang sebesar Rp4 ribu, padahal ia mengklaim hanya berhenti kurang dari lima menit.

Ia menilai keberadaan parkir liar di lingkungan kepolisian justru membebani masyarakat kecil.

“Ini Polda Metro, seharusnya digratiskan untuk biaya parkir karena ini pelayanan umum. Masyarakat datang ke sini karena ada keperluan,” ucap Fritz, dikutip eranasional dalam video yang diunggah melalui akun Instagram @alorboy_fritz.

Tonton disini

https://www.instagram.com/p/DRx_HKUEwlW/?img_index=2&igsh=dG5xOHR3a3psOXV0

Fritz mempertanyakan dasar penarikan tarif tersebut dan menilai praktik parkir liar tidak seharusnya terjadi di area institusi negara.

Ia juga meminta agar seluruh pengunjung yang datang ke Polda Metro Jaya dibebaskan dari biaya parkir.

“Belum lima menit sudah disuruh bayar Rp4 ribu. Bagaimana seperti ini? Saya minta semua pengunjung yang ke Polda Metro itu digratiskan, tidak ada biaya parkir apapun,” tambahnya.

Perdebatan antara Fritz dan petugas parkir itu turut mendapat beragam reaksi dari warganet yang menyoroti keberadaan parkir liar di area publik, terutama di lingkungan aparat penegak hukum.

Video tersebut kini ramai dibagikan di berbagai platform, memunculkan diskusi terkait penertiban pungutan parkir liar serta perlindungan terhadap masyarakat yang memerlukan pelayanan publik di kantor kepolisian.