Jakarta, ERANASIONAL.COM – Tim penyidik KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua saksi kasus dugaan korupsi terkait kerja sama jual beli gas antara PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN dengan PT Isar Gas/PT Inti Alasindo Energi (IAE) tahun 2017–2021, pada Rabu 26 Februari 2025.
Kedua saksi yang dipanggil yakni, mantan Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha pada Kementerian BUMN Aloysius K. RO serta mantan Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha pada Kementerian BUMN, Hambra.
“Pemeriksaan dilakukan di gedung Merah Putih KPK,” ucap Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika dalam keterangannya, Rabu 26 Februari 2025.
Diketahui, KPK saat ini sedang melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi di PT PGN Tbk pada tahun anggaran 2018-2020.

Penyidikan dugaan korupsi itu berdasarkan hasil audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia.
Dugaan tindak pidana korupsi tersebut terjadi dalam proses jual beli gas antara PT PGN dan perusahaan yang berinisial PT IG pada tahun 2018-2020 yang merugikan keuangan negara hingga ratusan miliar rupiah. Dalam pengusutan kasus ini, KPK juga telah meminta Ditjen Imigrasi untuk mencegah dua orang berpergian ke luar negeri.
Berdasarkan informasi, kedua pihak yang dicecah itu yakni Direktur Komersial PT PGN periode 2016-2019 sekaligus mantan Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) Danny Praditya dan Direktur Utama PT Isargas, Iswan Ibrahim. []
Tinggalkan Balasan