Jakata, ERANASIONAL.COM – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) keluar dan meninggalkan kantor Visi Law Office di Jakarta Selatan usai melakukan penggeledahan, Rabu (19/3/2025) sore.
Penggeledahan tersebut terkait kasus dugaan tindak pidana pencucian uang atau TPPU yang menjerat mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).
Penyidik tampak membawa dua koper usai menggeledah kantor Visi Law Office.
Dua koper tersebut kemudian dimasukan ke mobil hitam yang terparkir di depan kantor tersebut.

Di sisi lain, saat keluar dari kantor Visi Law Office, para penyidik KPK enggan memberikan keterangan kepada awak media.
Usai melakukan penggeledahan, mereka tampak langsung memasuki mobil dan meninggalkan kantor Visi Law Office tersebut.
Dilansir dari laman resmi Visi Law Office, Visi Law Office adalah firma hukum yang didirikan oleh mantan Juru Bicara KPK Febri Diansyah bersama mantan Peniliti ICW Donal Fariz pada Oktober 2020.
Pada 2022, mantan pegawai KPK Rasamala Aritonang kemudian bergabung sebagai Partner dari Visi Law Office.
Seperti diketahui, KPK tengah melakukan penyidikan perkara dugaan TPPU terhadap SYL.
Perkara tersebut merupakan pengembangan dari kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan).
Pada hari ini, Rabu (19/3), penyidik memanggil Rasamala Aritonang yang diketahui pernah menjadi pengacara SYL di kasus pemerasan dan gratifikasi.
Rasamala di panggil untuk diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi dalam kasus tersebut. []
Tinggalkan Balasan