Jakarta, ERANASIONAL.COM – Laporan dugaan ijazah palsu milik mantan Presiden Joko Widodo terus diusut Polda Metro Jaya. Sampai saat ini, sebanyak 29 saksi telah diperiksa untuk memberikan keterangan.
Tak hanya itu, penyidik juga telah berkoordinasi dengan Dewan Pers guna menilai keabsahan video yang diajukan sebagai barang bukti.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam menyampaikan bahwa penyelidikan masih berjalan dan pihaknya akan terus mengumpulkan informasi tambahan.
“Nanti hari Senin penyelidik akan mengambil keterangan dalam rangka klarifikasi terhadap saksi Saudara RS yang sebelumnya minta ditunda. Penyelidik juga telah meminta keterangan Dewan Pers terkait beberapa video yang diajukan sebagai bukti, untuk mendalami apakah video tersebut merupakan produk jurnalistik atau bukan,” jelas Kombes Ade Ary dikutip dari Metro Pagi Primetime Metro TV, Senin (26/5/2025).
Sementara itu, meski Bareskrim Polri sebelumnya tidak menemukan unsur pidana dalam laporan tersebut, penyidikan tetap dilanjutkan oleh Polda Metro Jaya. Dirkrimum Bareskrim Polri Brigjen Pol Djuhandani Rahardjo Puro menegaskan bahwa pihaknya tidak akan melakukan intervensi terhadap proses penyelidikan yang dilakukan Polda Metro Jaya.
“Kami sebagai satuan pembina fungsi teknis tentu akan berkoordinasi. Kami tidak pernah intervensi, dan saat ini masih kita percayakan kepada Polda Metro. Proses penyelidikan tetap berjalan, dan hasilnya nanti akan disampaikan oleh penyidik kepada publik,” ujar Brigjen Djuhandani.

Tinggalkan Balasan