Jakarta, ERANASIONAL.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan ada sejumlah kementerian atau lembaga (K/L) yang mengembalikan anggaran karena tak mampu menyerap sampai akhir tahun.
Nilai anggaran yang harusnya dibelanjakan malah dikembalikan sebelum tutup pembukuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 senilai Rp3,5 triliun secara total.
Sang Bendahara Negara masih mempelajari bagaimana serapan belanja K/L di sisa tahun 2025. Purbaya menyebut beberapa di antaranya masih mengejar realisasi anggaran sesuai rencana awal.
“Ada juga beberapa (K/L) yang sudah nyerah, mengembalikan uang ke kita. Kita hitung-hitung ada Rp3,5 triliun yang dibalikin sampai dengan sekarang karena mereka enggak mampu belanjain,” ujar Purbaya dalam Media Briefing di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (14/11).
Namun, ia enggan membocorkan K/L mana yang sudah menyerah membelanjakan anggaran tahun ini.
Masalah penyerapan anggaran, menurut Purbaya, saat ini sudah dipantau Satgas Percepatan Program Strategi Pemerintah (P2SP). Satgas tersebut baru diluncurkan pada Rabu (22/10) oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.
Ia mengatakan anak buahnya, yakni Direktur Jenderal Perbendaharaan Kemenkeu Astera Primanto Bhakti juga masuk dalam jajaran satuan tugas tersebut.
“Itu yang me-monitor penyerapan anggaran, memang sudah dialihkan ke sana. Jadi, gak ada isu. Nanti mereka yang ngerjain, satgas tersebut yang berfungsi, bukan saya lagi. Saya ngerjain yang lain, kan banyak (tugas menteri keuangan),” tandas Menkeu.

Tinggalkan Balasan