Langkah lainnya adalah membangun kerja sama kelembagaan agar alumni FH Unpar dapat berperan sebagai narasumber utama dalam kegiatan hukum, kebijakan publik, serta forum-forum nasional.
Tak hanya fokus pada jejaring profesional, Kiky juga menaruh perhatian besar pada peran sosial alumni. Ia berkomitmen memfasilitasi kegiatan sosial alumni FH Unpar secara berkelanjutan, termasuk kolaborasi lintas fakultas di lingkungan Universitas Katolik Parahyangan.
Seluruh program tersebut akan ditopang oleh pembangunan core center database alumni berbasis digital. Basis data ini akan memuat informasi alumni berdasarkan angkatan, profesi, dan wilayah, serta dapat diperbarui secara berkelanjutan.
“Database ini bukan sekadar daftar nama, melainkan fondasi agar alumni benar-benar bisa saling terhubung dan saling mendukung,” tegasnya.
Ia juga menegaskan bahwa pencalonannya tidak bertumpu pada figur personal. Menurutnya, organisasi alumni tidak seharusnya dibangun dengan pendekatan tokoh-sentris atau kultus individu.
“Yang harus menjadi pusat perhatian adalah Ilumni FH Unpar sebagai institusi, bukan siapa ketuanya,” ujarnya.
Sejalan dengan nilai dasar Unpar, Noverizky menegaskan komitmennya untuk mendorong kontribusi alumni bagi masyarakat dan bangsa, selaras dengan semboyan ‘Bakuning hyang mrih guna santyaya bhakti’.
“Kami ingin alumni Unpar hadir sebagai platform utama kontribusi di tingkat nasional,” pungkasnya.
Profil Singkat
Noverizky Tri Putra Pasaribu, S.H., LL.M. (Adv) merupakan alumni FH Unpar angkatan 2003. Ia menyelesaikan pendidikan Master of Laws (LL.M.) di Gulf International Institute, Houston, Amerika Serikat, serta mengikuti berbagai program akademik internasional bergengsi.
Ia juga pernah menjabat sebagai Legal Associate di firma hukum di Houston dan menempuh program Master of Advanced Studies di Universitas Leiden. Saat ini, Noverizky dikenal sebagai Founding Partner di kantor hukum AM Oktarina, dengan spesialisasi di bidang hukum komersial dan korporasi.

Tinggalkan Balasan