Dalam pernyataannya, Sri Mulyani mengungkapkan bahwa keterlibatannya dengan Gates Foundation bukanlah hal baru. Ia menyebut kolaborasi dengan yayasan tersebut telah terjalin hampir satu dekade terakhir, terutama dalam isu pembangunan inklusif dan pemanfaatan teknologi untuk kesejahteraan global.

“Dengan waktu 20 tahun untuk memberikan dampak sebesar mungkin dalam kehidupan mereka yang paling membutuhkan, saya merasa terhormat untuk bergabung dengan Dewan Direksi Gates Foundation guna berkontribusi pada momen penting yang penuh tantangan dan peluang ini,” ujar Sri Mulyani.

Ia menambahkan bahwa pengalaman panjangnya di bidang fiskal, keuangan global, dan kebijakan ekonomi diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi misi kemanusiaan yayasan tersebut.

“Saya sangat termotivasi untuk membawa pengalaman saya di bidang keuangan global, kebijakan ekonomi, dan tata kelola pemerintahan yang baik ke dalam upaya-upaya penting ini untuk menyelamatkan nyawa dan meningkatkan taraf hidup,” lanjutnya.

Dalam struktur Dewan Pengurus Gates Foundation, Sri Mulyani akan bekerja bersama sejumlah tokoh global terkemuka, antara lain Bill Gates, Ashish Dhawan, Dr. Helene Gayle, Strive Masiyiwa, Thomas J. Tierney, serta Mark Suzman.

Keanggotaan ini menempatkan Sri Mulyani sebagai salah satu figur asal Indonesia yang memiliki posisi strategis dalam pengambilan keputusan filantropi global.