Jakarta, ERANASIONAL.COMPresiden Prabowo Subianto memberikan instruksi tegas kepada Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan agar harga kebutuhan pokok tetap stabil dan tidak mengalami kenaikan menjelang bulan Ramadan 2026. Kepala negara bahkan menegaskan bahwa pemerintah hanya mengizinkan harga bahan pokok turun, bukan sebaliknya. Arahan tersebut disampaikan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan konsumsi menjelang bulan suci.

Instruksi Presiden Prabowo itu disampaikan oleh Zulkifli Hasan, yang akrab disapa Zulhas, usai menghadiri acara pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia periode 2025–2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu, 7 Februari 2026. Zulhas menyebut pesan Presiden sangat jelas dan tidak memberi ruang toleransi terhadap kenaikan harga bahan pangan.

“Kata Presiden, turun boleh tapi naik tidak boleh,” ujar Zulhas kepada wartawan.

Menurutnya, perintah tersebut menjadi pedoman utama bagi kementerian dan lembaga terkait dalam mengelola pasokan serta distribusi pangan nasional menjelang Ramadan.

Sebagai tindak lanjut arahan Presiden, Zulhas mengklaim telah melakukan pemantauan langsung ke lapangan secara intensif. Dalam sepekan terakhir, ia menyebut sudah tiga kali berkeliling untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil dan ketersediaan stok aman. Upaya tersebut dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan yang lazim terjadi menjelang Ramadan.

Selain pemantauan lapangan, Kementerian Koordinator Bidang Pangan juga menggelar berbagai kegiatan stabilisasi harga, termasuk penyelenggaraan pasar murah di sejumlah daerah. Langkah ini diharapkan dapat menekan potensi kenaikan harga dan memastikan masyarakat tetap dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.