Dalam salah satu pernyataannya, ia menunjukkan sebuah produk perawatan rambut yang disebut diproduksi di pabrik milik Richard Lee. Dokter Samira mengklaim telah melakukan pengujian laboratorium terhadap produk tersebut dan menyatakan bahwa salah satu kandungan yang tercantum dalam label tidak terdeteksi dalam hasil uji laboratorium.

Menurutnya, temuan tersebut menimbulkan dugaan bahwa praktik yang dilakukan tidak hanya berkaitan dengan klaim produk, tetapi juga bisa melibatkan proses produksi di pabrik milik Richard Lee. Ia pun menyebut bahwa hal tersebut berpotensi menjadi indikasi dugaan penipuan yang lebih besar.

Meski demikian, pihak Richard Lee sebelumnya telah memberikan bantahan atas berbagai tudingan tersebut. Ia menegaskan bahwa seluruh produk skincare yang dipasarkan melalui jaringan bisnisnya telah memenuhi ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia.

Richard Lee menyatakan bahwa produknya telah terdaftar secara resmi di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta diproduksi sesuai standar yang ditetapkan oleh pemerintah. Ia juga menegaskan bahwa produk-produk tersebut telah memiliki sertifikasi halal sehingga aman digunakan oleh masyarakat.

Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menjual produk yang tidak memiliki izin edar ataupun produk yang berpotensi membahayakan konsumen. Oleh karena itu, ia menyatakan siap memberikan keterangan secara terbuka kepada penyidik untuk membuktikan bahwa produk yang dipasarkan oleh perusahaannya telah memenuhi standar yang ditetapkan.

Sementara itu, kasus ini juga memunculkan berbagai reaksi dari masyarakat yang mengikuti perkembangan konflik antara kedua tokoh tersebut di media sosial. Sebagian publik meminta agar proses hukum berjalan secara transparan sehingga kebenaran mengenai dugaan pelanggaran yang terjadi dapat terungkap secara jelas.

Dengan penahanan Richard Lee, penyidik kini memiliki waktu lebih leluasa untuk melanjutkan proses penyidikan serta mengumpulkan bukti-bukti tambahan terkait kasus tersebut. Publik pun menunggu perkembangan selanjutnya dari perkara ini, termasuk kemungkinan munculnya fakta baru yang dapat memperjelas duduk perkara dalam konflik hukum yang melibatkan dua figur populer di dunia kecantikan tersebut.