SBY, yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, menuturkan bahwa lukisan tersebut bukan sekadar karya estetika, melainkan juga doa dan harapan. Ia berharap Indonesia serta Partai Demokrat dapat terus bergerak maju, namun tetap menjunjung nilai kejujuran, demokrasi, dan etika dalam setiap langkahnya.

Lelang dibuka dengan harga awal Rp 200 juta. Suasana aula Djakarta Theater sempat dipenuhi antusiasme ketika para kader dan tamu undangan mulai mengajukan penawaran. Harga terus melonjak dalam waktu singkat hingga akhirnya mencapai angka Rp 6,5 miliar.

Penawaran tertinggi datang dari Dato Low Tuck Kwong, pengusaha tambang sekaligus pemilik PT Bayan Resources Tbk.

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, menyampaikan apresiasi atas partisipasi para tamu dan kader dalam lelang tersebut. Ia menegaskan bahwa seluruh hasil penjualan lukisan akan dialokasikan untuk kegiatan sosial dan kemanusiaan.

“Lukisan tadi sepenuhnya untuk bantuan kemanusiaan, membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan, masyarakat prasejahtera, termasuk yang terdampak bencana, dan juga masyarakat keturunan Tionghoa,” ujar Agus.

Menurutnya, kegiatan lelang karya seni ini bukan hanya bentuk perayaan budaya, tetapi juga wujud solidaritas sosial. Ia menambahkan bahwa Partai Demokrat ingin menjadikan momentum Imlek sebagai ajang mempererat persaudaraan lintas etnis dan agama.

Selain lelang, perayaan Imlek Partai Demokrat juga dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni tradisional Tionghoa. Atraksi Barongsai dan Tarian Liong memeriahkan suasana, disusul pertunjukan Bian Lian yang merupakan bagian dari Opera Sichuan. Para tamu tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang berlangsung penuh warna.