Eranasional.com – Pendidikan merupakan modal dalam menjalani kehidupan. Dalam tatanan suatu kebangsaan, pendidikan merupakan hal dominan bagi kemajuan dan kualitas hidup sebuah bangsa. Pendidikan identik dengan pengajaran. Di negara Indonesia setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. Pendidikan diperoleh dengan mengikuti prosesi di tiap satuan pendidikan.

Oleh karena itu setiap warga negara harus dan wajib mengikuti jenjang pendidikan. Prosesi pendidikan dan pengajaran didapat secara berkala dengan batasan-batasan tertentu. Baik jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, maupun pendidikan tinggi. Masih dalam bidang pendidikan, seorang anak sejak lahir membutuhkan adanya pendidikan. Pendidikan yang memerlukan pelayanan sempurna dalam pemenuhan kebutuhan pendidikan tersebut. Semestinya pelayanan pendidikan dan pengajaran disertai dengan pemahaman mengenai karakteristik anak sesuai usia tumbuh kembangnya.

Di masa pertumbuhan dan perkembangan anak akan sangat membantu dalam mengadaptasi proses belajar bagi anak sesuai dengan usia, kebutuhan, dan kondisi masing-masing, baik secara intelektual, emosional, maupun sosial. Masa-masa ini merupakan masa transisi yang sangat membutuhkan pengawasan, pengendalian, serta kontrolitas emosi. Mengarah pada satu tujuan demi mencapai tingkat kematangan daya serap dan sosial lingkungan yang tajam.

Pendidikan yang seperti apa yang pertama kali masuk dan diterima anak sebelum pada level pendidikan setingkat di atasnya? Yakni, pendidikan anak usia dini. Pendidikan anak usia dini merupakan awal jenjang pendidikan sebelum jenjang pendidikan dasar dimulai. Pendidikan anak usia dini di sini merupakan suatu upaya pembinaan lahiriah maupun batiniah yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun. Pada praktiknya pendidikan di usia dini dapat dilakukan dengan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan pada tingkat selanjutnya. Penerapan secara implisit maupun eksplisit dapat dicapai dengan mengikuti prosesi pendidikan baik pada jalur formal, nonformal, dan informal.

Penting, Pendidikan Anak Usia Dini

Sebuah survey dari pakar pendidikan mengatakan bahwa kapabilitas kecerdasan orang dewasa secara dominan ditunjukkan ketika anak memasuki usia 4 tahun. Selanjutnya hasil ini ditunjukkan dengan besar persentase yang meraih angka tidak kurang dari 50%. Namun demikian ketika anak memasuki usia 8 tahun, perkembangan signifikan mulai terjadi. Persentase pun menunjukkan di kisaran 80%. Hal ini terjadi karean pada usia yang seperti ini perkembangan jaringan otak pesat mengalami perkembangan. Dan terjadi klimaks tatkala anak memasuki usia 18 tahun. Selanjutnya meskipun adanya perubahan sempurna pada perbaikan nutrisi yang bisa mendompleng stok pada perkembangan otak, namun tidak begitu berpengaruh terhadap perkembangan kognitif yang signifikan.

Jelas hal ini menunjukkan bahwa perkembangan yang terjadi dalam kurun waktu 4 tahun pertama sama besarnya dengan perkembangan yang terjadi pada kurun waktu 14 tahun pada masa berikutnya. Kita harusnya bisa tanggap. Pada periode inilah yang merupakan periode kritis bagi anak. Artinya pada fase ini perkembangan yang diperoleh pada memang benar-benar sangat berpengaruh sekali terhadap perkembangan pada periode selanjutnya hingga menginjak dan bahkan memasuki masa dewasa. Perlu kita ketahui pada masa emas ini hanya datang sekali, menuntut kita bisa memanfaatkan secara optimal dan jikalu terlewatkan dengan begitu saja maka berarti habislah peluang kita dalam pengisian dan pengarahan yang sarat pengetahuan.

Pada kenyataannya, pendidikan anak usia dini akan selalu memberikan persiapan anak menghadapi masa depannya. Terutama dan yang paling dekat adalah untuk menghadapi masa sekolah. Pada jenjang taman kanak-kanak pun banyak yang sudah membekali anak didiknya dengan sudah mahir membaca maupun menghitung suatu bilangan. Tak jarang yang mengajarkan kemampuan bersosialisasi dan memecahkan masalah. Yang memang di usia itu kemampuan-kemampuan seperti itu sudah terbentuk.

Pendidikan anak usia dini itu memang penting sekali. Dikarenakan di usia inilah anak membentuk pribadi dengan pendidikan karakter yang paling bagus. Di usia inilah yang merupakan usia investasi terbaik yang bisa kita berikan pada anak-anak dalam persiapan mereka pada pendidikan di usia dini.

Tujuan Pendidikan di Usia Dini

Yang utama adalah untuk membentuk anak yang berkualitas dan berkarakter. Yakni anak yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan tingkat perkembangannya dengan memiliki kesiapan optimal dalam memasuki pendidikan dasar serta mengarungi kehidupan di masa dewasa. Tujuan selanjutnya yaitu untuk membantu menyiapkan anak mencapai kesiapan belajar (akademik) dan mental akademik di sekolah.

Pada dasarnya pendidikan anak usia dini merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan perkembangan fisik (koordinasi motorik halus dan kasar), kecerdasan (daya pikir, daya cipta, kecerdasan emosi, kecerdasan spiritual), sosio emosional (sikap dan perilaku serta agama) bahasa dan komunikasi, sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangan yang dilalui oleh anak pada usia permulaan pendidikan.

Keuntungan Anak Belajar di Usia Dini

Menurut Byrnes (Peraih gelar Woman of the Year dari Vitasoy di Australia) di lembaga pendidikan anak usia dini yang bagus, anak-anak akan belajar menjadi pribadi yang mandiri, kuat bersosialisasi, percaya diri, punya rasa ingin tahu yang besar, bisa mengambil ide, mengembangkan ide, pergi ke sekolah lain dan siap belajar, cepat beradaptasi, dan semangat untuk belajar.

Sementara, anak yang tidak mendapat pendidikan usia dini, akan lamban menerima sesuatu. Anak yang tidak mendapat pendidikan usia dini yang tepat, akan seperti mobil yang tidak bensinnya tiris. Anak-anak yang berpendidikan usia dini tepat memiliki bensin penuh, mesinnya akan langsung jalan begitu ia ada di tempat baru. Sementara anak yang tidak berpendidikan usia dini akan kesulitan memulai mesinnya, jadinya lamban.

Tidak bisa dipungkiri bahwa pendidikan anak usia dini merupakan pendidikan yang sangat mendasar dan strategis dalam pembangunan sumber daya manusia. Begitu pentingnya pendidikan ini tidak mengherankan apabila banyak negara menaruh perhatian yang sangat besar terhadap penyelenggaraan pendidikan pada masa ini. (Sulis Sutrisna)