Teheran, ERANASIONAL.COM – Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei untuk pertama kalinya mengakui bahwa ribuan orang tewas dalam gelombang demonstrasi besar yang melanda Iran sejak akhir Desember lalu. Dalam pidato resminya pada Sabtu (17/1/2026), Khamenei menyebut kematian para korban terjadi dengan cara yang tidak manusiawi dan menuding Amerika Serikat (AS) serta Israel sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kekerasan tersebut.
Dalam pernyataannya yang disiarkan oleh media pemerintah Iran, Khamenei mengatakan bahwa “pihak-pihak yang terkait dengan Israel dan Amerika Serikat” telah menyebabkan kerusakan besar di berbagai wilayah Iran dan mengakibatkan kematian beberapa ribu orang.
“Kejahatan ini dilakukan oleh mereka yang berafiliasi dengan rezim Zionis dan Amerika Serikat,” ujar Khamenei dalam pidatonya.
Ia secara khusus menyebut Presiden AS Donald Trump sebagai “penjahat” dan menegaskan bahwa Washington harus dimintai pertanggungjawaban atas korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta apa yang ia sebut sebagai fitnah terhadap bangsa Iran.
“Amerika Serikat harus bertanggung jawab atas darah yang tertumpah, kehancuran yang terjadi, dan kebohongan yang diarahkan kepada rakyat Iran,” kata Khamenei.
Pernyataan ini menjadi pengakuan terbuka pertama dari pemimpin tertinggi Iran terkait besarnya jumlah korban tewas sejak protes meluas. Sebelumnya, otoritas Iran hanya menyampaikan angka korban secara terbatas dan menyebut demonstrasi tersebut sebagai kerusuhan yang direkayasa pihak asing.
Menurut Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia Iran (HRANA) yang berbasis di Amerika Serikat, sedikitnya 3.090 orang dilaporkan tewas akibat tindakan aparat keamanan dalam merespons demonstrasi. Sejumlah kelompok aktivis dan pemantau HAM meyakini jumlah korban sebenarnya bisa jauh lebih tinggi.
Namun, keterbatasan informasi di lapangan membuat angka pasti sulit diverifikasi. Pemerintah Iran menerapkan pemadaman internet dan pembatasan komunikasi secara luas, yang berdampak besar pada pelaporan kondisi aktual di berbagai kota.

Tinggalkan Balasan