Jakarta, ERANASIONAL.COM – Juru bicara Timnas AMIN Bestari Barus menduga ada pihak yang mempengaruhi Presiden Jokowi untuk melakukan kampanye terselubung demi elektabilitas pasangan calon tertentu di Pilpres 2024.
Namun dia tidak membeberkan siapa orang yang dimaksud. Tapi Ia berkelakar sosok tersebut adalah Jubir TKN Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Hasan Nasbi.
“Ada indikasi saya melihat bahwa Ini juga mungkin ada yang pengaruhi sehingga Pak Jokowi sebagai seorang presiden itut kampanye terselubung. Saya enggak tahu itu yang membisikan apakah Bung Hasan Nasbi,” ujar Bestari.
Kampanye terselubung Jokowi kata dia, dilakukan karena kegalauan hasil survei elektabilitas Prabowo-Gibran yang tak bisa menyentuh angka 50 persen.
“Sehingga perlu raja-raja turun gelanggang,” ujarnya.
Ia menganalogikan manuver kampanye Jokowi dengan permainan catur.
Dalam permainan catur, kata dia, jika raja sudah mulai bergerak, artinya para punggawa sudah dalam keadaan lelah luar biasa sehingga membutuhkan suntikan kekuatan.
“Masalah apakah dia akan mengakui atau tidak, nanti waktu yang akan menjawab,” tgas Bestari.
Hasan meyakini Jokowi mendukung penuh Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.
Karena itu, ia meminta agar publik tak mempertanyakan lagi arah dukungan Jokowi.
Tidak mungkin Pak Jokowi tidak bersama pasangan Prabowo-Gibran.
“Jadi mempertanyakan hal yang sudah jelas itu ngapain. Sesuatu yang jelas-jelas terang benderang sebening kristal ngapain lagi kita tanya,” ucapnya.
Menurutnya, Jokowi tak perlu mengungkapkan secara terang-terangan kepada publik paslon mana yang didukungnya di Pilpres 2024.
Sebab, dukungan Jokowi sudah terlihat ditujukan kepada Prabowo-Gibran tanpa harus berkampanye.
“Kenapa enggak ngaku aja sih? ya kalau Pak Jokowi dengan caranya sendiri tidak bilang terus terang sementara orang sudah paham di mana Pak Jokowi berdiri ya ngapain itu dilakukan,” jelas Hasan.
Diberitakan sebelumnya, Jokowi mengatakan seorang presiden tidak dilarang untuk memihak dan berkampanye di masa Pilpres selama tetap berpedoman pada aturan kampanye, serta tidak menggunakan fasilitas negara.
Di sisi lain, Jokowi kembali melakukan sejumlah kunjungan kerja dalam sebulan terakhir di Jawa Tengah.
Teranyar, Jokowi didampingi Prabowo makan bakso di Magelang.
Momen kebersamaan itu dilakukan di sela-sela kunjungannya ke Akademi Militer Magelang.
Dalam kunjungan tersebut hadir pula sejumlah beberapa tokoh penting lain, seperti Luhut Binsar Panjaitan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, hingga mantan kepala BIN AM Hendropriyono. (*)

Tinggalkan Balasan