Jakarta, ERANASIONAL.COM — Presiden RI Prabowo Subianto melepas kontingen Indonesia yang akan berlaga di Thailand dalam ajang SEA Games 2025. Kontingen Indonesia itu akan bertanding di 48 cabang olahraga (cabor) dari 53 cabor yang dipertandingkan.

Prabowo berpesan agar seluruh atlet yang bertanding di SEA Games agar mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Hal ini karena seluruh atlet dapat berprestasi mewakili bangsa di pesta olahraga kawasan Asia Tenggara tersebut.

“Saudara-saudara mendapat suatu kehormatan yang tidak jarang diberikan kepada putra atau putri bangsa kita. Saudara-saudara mendapat kesempatan, kehormatan untuk mewakili bangsa Indonesia. Bangsa kita adalah bangsa keempat terbesar di dunia, 200 juta orang,” kata Prabowo dalam pidato sebelum pelepasan kontingen Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (5/12/2025).

“Mereka ingin mendengar lagu Indonesia Raya dihormati bangsa-bangsa lain. Jadi anak-anak muda, saya hanya berpesan bisa melakukan yang terbaik yang bisa kita perbuat. Kumandangkan Indonesia Raya di depan bangsa-bangsa lain,” katanya melanjutkan.

Kontingen Indonesia yang bertanding di SEA Games berkekuatan 1.021 atlet. Jumlah ini bertambah dari sebelumnya 996 atlet.

Penambahan jumlah atlet tersebut terjadi karena penambahan nomor yang dipertandingkan, tepatnya di cabang olahraga atletik, balap sepeda, dan angsa.

Perubahan jumlah atlet yang dikirimkan ini berkaitan dengan anggaran dan target. Menpora Erick Thohir menargetkan 80 emas bisa diraih di SEA Games 2025.

“Ya kita berikan yang terbaik salah satu dengan yang terbaik. Salah satu yang terbaik, Kemenpora yang menyisir anggaran kami semaksimal mungkin dan mengirimkan hasil sebanyak untuk meraih medali sebanyak-banyaknya itu,” ucap Erick saat pengukuhan atlet SEA Games 2025.

“Nah 80 emas itu ya target. Tapi apakah kira berpuas diri dengan 80 emas atau dengan meraih perak? engga, kan kita mau lihat yang terbaik. Jadi jangan dibalik paradigmanya. Justru kita memberikan yang terbaik, kita berbuat untuk mendapatkan angka yang terbaik,” tandas Prabowo.