Kedua pameran ini dijadwalkan berlangsung pada 18–20 Juni 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, dan ditargetkan menarik ribuan peserta serta pengunjung profesional dari berbagai negara, termasuk Indonesia, Malaysia, China, dan pasar internasional lainnya.

Chairul Umaiya menambahkan, selain pameran, rangkaian acara juga akan mencakup sesi business matching, seminar industri, serta program networking guna meningkatkan konektivitas dan pertukaran pengetahuan antar pelaku usaha.

“Kami ingin memastikan setiap peserta mendapatkan manfaat nyata, baik dari sisi peluang bisnis maupun penguatan jaringan global,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan ES Management, Mr. Zach Chong, menegaskan bahwa pameran ini terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya, sekaligus memberikan peluang luas bagi pelaku usaha untuk berpartisipasi sebagai exhibitor.

“Kami pastikan masyarakat maupun para pelaku bisnis yang ingin datang dan melihat langsung pameran ini tidak dipungut biaya alias gratis. Kami juga membuka open booth dengan dua tipe, yaitu raw space seharga Rp27.800.000 dan shell scheme Rp30.000.000 untuk luas 9 meter persegi,” ujar Mr. Zach Chong.

Brosur Pameran INDOMAEX 2026 di ICE BSD. Dok.Ist

Ia menambahkan, skema tersebut diharapkan dapat memberikan fleksibilitas bagi peserta, baik perusahaan besar maupun pelaku usaha kecil, untuk menampilkan produk dan memperluas jangkauan pasar di ajang internasional.

Melalui penyelenggaraan ini, INDOMAEX 2026 dan IIES 2026 diharapkan dapat menjadi katalis dalam mendorong pertumbuhan industri nasional sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di kancah internasional.