
Eranasional.com – Dugaan penggelapan dana dalam pelaksanaan Zoom Meeting di Kementerian Agraria Tata Ruang Negara mulai terkuak.
Dalam Keterangan salah satu Pejabat Fugsional berinisial MA, menjelaskan bahwa ada dugaan penggelapan dana di internal kami yang dilakukan oleh bagian Admin tenaga honorer bernama Astiyani sejak akhir tahun 2020 sampai 2021.
MA mengatakan, merasa heran Adminnya itu bisa menggelapkan dana zoom tersebut selama 15 bulan lamanya tanpa ada kecurigaan dan terkesan rapih. Akibat perbuatan Astiyani tersebut, Instansi mengalami kerugian sebesar 150 juta.

“Saya heran Astiyani sangat lihai dalam menggelapkan dana zoom di internal kami, saya baru tahu setelah 15 bulan lamanya, dan anehnya untuk apa uang sebanyak 150 juta tersebut,” ujarnya kepada eranasional dijakarta (3/1).
Atas perlakuan anak buahnya tersebut, MA berinisiatif menalangi atau mengganti uang tersebut sebsar 150 juta dengan dana Pridadinya, mengingat sebagai atasan yang bertanggung jawab atas tindakan anak buahnya.

“Saya mau tidak mau harus menalangi uang 150 juta terlebih dulu dengan dana pribadi saya, karena saya merasa sebagai atasan bertanggung jawab atas perbuatan bawahan saya,” ujarnya.
Sebelumnya, MA dan Astiyani sudah melakukan pertemuan namun tidak menemui titik temu dikarenakan AS belum memiliki uang untuk mengganti rugi atas perbuatan yang dirinya lakukan. Namun sebagai jaminan Astiyani memberikan KTP miliknya kepada atasannya dan akan menggantinya dalam waktu dekat.
Seiringnya waktu berjalan, MA berharap ada itikad baik dari Astiyani untuk mengganti uangnya tersebut, namun apa yang didapat Asti (panggilannya) justru malah terus menghindar hingga tidak ada kabar atau informasi niat menggantinya.

Tinggalkan Balasan