“Saya melihat generasi baru seperti sekarang ini generasi baru yang mau iuran. Kalau mengadakan apa-apa mau iuran, semuanya mau saweran,” kata Anies dikutip Kompas.
“Rasanya, ke depan, untuk menjaga integritas adalah dengan memiliki organisasi politik yang memiliki sumber daya dari hasil kerja keras orang-orang yang sepemikiran yang berada dalam organisasi itu, sehingga ada kemandirian,” tembahnya.
Anies sebelumnya melempar wacana pendirian partai politik baru usai gagal mengikuti pilkada serentak 2024.
Anies tidak mengikuti kontestasi pilkada kendati bermodalkan elektabilitas tertinggi di Jakarta.
Menurut survei Litbang Kompas pada Juli lalu, elektabilitas Anies di Jakarta mencapai 29,8 persen.
Elektabilitas Anies disusul oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (20 persen) dan Ridwan Kamil (8,5 persen). []

Tinggalkan Balasan