Depok, ERANASIONAL.COM – Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat, Pradi Supriatna, menyampaikan apresiasi terhadap langkah cepat Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam merespons temuan bahan bakar alternatif Bobibos yang belakangan menjadi perbincangan publik.
Pradi menilai inisiatif gubernur bukan sekadar bentuk dukungan terhadap inovasi warga, melainkan juga representasi keberanian pemerintah daerah membuka ruang luas bagi kreativitas masyarakat di sektor energi terbarukan.
Publik sebelumnya menyoroti polemik antara pihak penemu Bobibos dengan pemerintah terkait proses izin edar dan legalitas distribusi produk tersebut.
Beberapa pihak, termasuk pemerintah menilai Bobibos belum memenuhi standar teknis dan regulasi yang dipersyaratkan, sementara penemunya mengeklaim telah melakukan pengujian mandiri dan meminta pemerintah memberikan dukungan, bukan hambatan.
Di tengah situasi itu, Gubernur Dedi Mulyadi mengambil langkah cepat dengan melakukan uji coba awal Bobibos di Lembur Pakuan, Subang.
Uji coba tersebut dilakukan menggunakan dana pribadi untuk memastikan proses berjalan tanpa membebani anggaran publik.
Pradi menyebut tindakan tersebut merupakan komitmen konkret pemerintah daerah dalam melihat potensi teknologi lokal, sekaligus jalan tengah yang konstruktif atas polemik izin edar Bobibos.
“Gerak cepat Pak Gubernur, termasuk kesediaannya menguji coba secara langsung dan memakai dana pribadi, tentu harus diapresiasi. Di situ terlihat keberpihakan nyata pemerintah terhadap karya anak bangsa,” ujar Pradi saat ditemui eranasional di kediamannya, Sabtu (22/11/2025).
Menurut Pradi, keputusan gubernur yang memilih terjun langsung ke lapangan menunjukkan keseriusan Jawa Barat dalam mencari solusi di tengah meningkatnya kebutuhan energi.
Ia menilai setiap temuan, termasuk Bobibos, harus mendapatkan pendampingan komprehensif agar dapat diuji secara ilmiah, diperbaiki, dan berpotensi memasuki tahap hilirisasi.
Merespons polemik izin edar Bobibos, Pradi justru mendorong pemerintah provinsi untuk mempercepat aspek regulasi dan memfasilitasi standardisasi produk.
Ia mendukung penuh bila Gubernur Dedi Mulyadi ingin mendorong produksi massal Bobibos di Jawa Barat setelah seluruh tahapan uji dan sertifikasi terpenuhi.
“Ketika inovasi lokal punya peluang dikembangkan, pemerintah harus hadir dari awal. Produksi massal di Jawa Barat sangat mungkin dilakukan jika proses ilmiah dan administratif sudah tuntas. Itu bentuk keberpihakan terhadap kreativitas warga,” tegas Pradi.
Ia juga mendorong pemerintah untuk memperkuat ekosistem riset melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi dan lembaga teknis agar pengembangan energi alternatif dapat berjalan sesuai standar ilmiah.
Pradi menegaskan bahwa merangkul temuan lokal merupakan salah satu cara memastikan masa depan inovasi daerah tetap terjaga. (**)

Tinggalkan Balasan