Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. (Foto: Dok PDIP)

Sehingga, menurut Budiman, Megawati akan menyambut positif pertemuan ketua umum parpol dengan Presiden Jokowi di kantor DPP PAN kemarin.

“Nggak mungkin Bu Mega tak mengajak kekuatan-kekuatan nasionalis dan religius ke depan. Pasti Bu Mega menyambut positif pertemuan-pertemuan semacam itu, karena Bu Mega sedang ada kunjungan ke Jepang lah, beliau tak bisa hadir,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, PAN menggelar acara silaturahmi Ramadhan yang mengundang Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta enam ketua umum partai politik. Namun, tiga partai politik pendukung pencapresan Anies PKS, dan Partai Demokrat tidak diundang.

“Acaranya silaturahmi bersama Pak Presiden (Jokowi) dengan ketua umum parpol dan keluarga besar PAN, Insya Allah akan dihadiri Pak Jokowi, tentu Ketua Umum PAN Bang Zul (Zulkifli Hasan), Ketua Umum Gerindra (Prabowo Subianto), Ketua PKB (Muhaimin Iskandar), Ketua Umum Golkar (Airlangga Hartarto), dan Ketua Umum PPP (Mardiono),” kata Wakil Ketua Umum PAN Yandri Susanto di DPP PAN, Warung Buncit, Jakarta Selatan, Minggu (2/4/2023).

Yandri menyebut para tokoh politik yang diundang ituvakan diagendakan melakukan sholay Dzuhur berjamaah. Kemudian dilanjutkan dengan pertemuan khusus para ketua umum parpol dan Presiden Jokowi di lantai 3 kantor PAN.

“Acara akan diawali dengan sholat Dzuhur berjamaah, kemudian akan ada kata pengantar dari Bang Zul sebagai tuan rumah. Setelah itu ada doa dari Gus Miftah dan ada sambutan Pak Presiden,” ungkap Yandri.

“Setelah itu nanti Pak Presiden bersama para ketua umum parpol akan pindah ke ruang atas, di lantai tiga. Di sana akan ada pembicaraan yang akan diikuti Pak Presiden dengan para ketua umum parpol, yang lainnya enggak ikut. Isi pertemuannya belum tahu,” sambung Yandri.

Disinggung soal partai pendukung Anies Baswedan yang tergabung dalam Koalisi Perubahan untuk Persatuan (PPP), yakni Nasdem, PKS dan Demokrat, Yandri menyebut ketiga partai itu tidak diundang lantaran tidak masuk dalam daftar undangan.

Yandri menegaskan, yang diundang telah mendapat restu dari Presiden Jokowi.

“Alasannya (tak diundang), mungkin teman-teman sudah tahu kali ya,” jawabnya sambil tertawa.

“Saya enggak tahu pertimbangannya apa. Pertemuan ini kan dirancang oleh beberapa ketua umum parpol, tentu atas restu Pak Presiden. Itu yang diundang,” pungkas Yandri.