Jakarta, ERANASIONAL.COM – Mudik Lebaran selalu menjadi momen penting bagi jutaan masyarakat Indonesia. Tradisi pulang kampung untuk berkumpul bersama keluarga tercinta menjelang Idulfitri bukan hanya sekadar perjalanan, tetapi juga bagian dari budaya yang mengakar kuat. Namun, tingginya biaya transportasi kerap menjadi kendala bagi sebagian masyarakat.
Menyadari hal tersebut, pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian meluncurkan stimulus ekonomi berupa diskon tiket transportasi dengan total anggaran mencapai Rp 911,16 miliar.
Dalam konferensi pers di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (10/2), Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa stimulus ini diberikan untuk berbagai moda transportasi, mulai dari kereta api, angkutan laut, penyeberangan, hingga pesawat udara.
“Pada tahun ini, dalam rangka libur Hari Besar Nasional, pemerintah memberikan stimulus ekonomi berupa diskon transportasi,” ujar Airlangga. Ia menegaskan, kebijakan ini tidak hanya mempermudah masyarakat untuk mudik, tetapi juga menjaga daya beli dan menggerakkan roda perekonomian nasional.
Untuk moda kereta api, pemerintah memberikan diskon tarif sebesar 30 persen dari harga tiket. Program ini berlaku pada periode 14 hingga 29 Maret 2026 dengan target 1,2 juta penumpang. PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyambut baik kebijakan ini dan menyatakan siap melayani lonjakan penumpang dengan tetap menjaga kualitas pelayanan. Diskon tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang ingin pulang kampung menggunakan moda transportasi darat yang paling populer.

Tinggalkan Balasan