Secara umum, besaran gaji ke-13 setara dengan satu kali gaji bulanan yang diterima sebelumnya. Namun, jumlah yang diterima masing-masing ASN dapat berbeda karena bergantung pada golongan, masa kerja, serta komponen tunjangan yang melekat pada jabatan atau status penerima. Komponen tersebut biasanya mencakup gaji pokok dan tunjangan tertentu sesuai regulasi yang berlaku.

Airlangga menjelaskan, pemerintah tetap menjaga keseimbangan antara belanja negara dan stabilitas fiskal dalam merealisasikan berbagai kewajiban tersebut. Ia menyebut bahwa pembayaran gaji ke-13 telah diperhitungkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026, sehingga tidak akan mengganggu program prioritas lainnya.

Kebijakan pencairan gaji ke-13 juga dinilai memiliki dampak ekonomi yang signifikan. Setiap kali pemerintah menggulirkan belanja pegawai dalam jumlah besar, perputaran uang di masyarakat cenderung meningkat. Konsumsi rumah tangga, terutama di sektor pendidikan, ritel, transportasi, dan kebutuhan pokok, biasanya mengalami kenaikan.

Dari sisi makroekonomi, tambahan belanja pemerintah melalui gaji ke-13 juga berkontribusi dalam menjaga daya beli masyarakat. Di tengah dinamika ekonomi global yang masih penuh tantangan, konsumsi domestik tetap menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh karena itu, belanja pegawai seperti gaji ke-13 dan THR memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi.

Meski demikian, pemerintah tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan anggaran. Airlangga memastikan bahwa seluruh pembayaran dilakukan sesuai regulasi dan kemampuan keuangan negara. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap kebijakan fiskal.

Bagi para ASN dan pensiunan, kepastian jadwal pencairan ini memberikan gambaran yang lebih jelas dalam merencanakan keuangan keluarga. Dengan mengetahui bahwa gaji ke-13 akan cair pada Juni 2026, para penerima dapat menyusun anggaran secara lebih terukur, termasuk untuk kebutuhan pendidikan, cicilan, maupun tabungan.