Jakarta, ERANASIONAL.COM – Pakar Hukum dari Universitas Trisakti, Azmi Syahputra, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam membongkar dugaan praktik penyelundupan beras di kawasan Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau. Menurut Azmi, tindakan tersebut merupakan langkah strategis dan konstitusional untuk melindungi kedaulatan pangan nasional serta kepentingan petani Indonesia.
Azmi menilai praktik penyelundupan beras tidak dapat dipandang sebagai pelanggaran administratif semata. Ia menegaskan bahwa kejahatan tersebut masuk dalam kategori kejahatan ekonomi serius yang berdampak luas terhadap sistem pangan nasional.
“Penyelundupan beras ini adalah kejahatan multilapis. Tidak hanya melanggar regulasi karantina, tetapi juga prosedur kepabeanan secara kumulatif. Bahkan, mengandung delik pidana ekonomi yang kuat untuk menjerat para aktor intelektual di baliknya,” ujar Azmi, Selasa (20 Januari 2026).
Menurut Azmi, praktik ilegal tersebut dapat dikategorikan sebagai bentuk sabotase ekonomi nasional, karena secara langsung mengancam stabilitas sektor pangan dan merusak tata niaga beras yang telah diatur oleh negara.
Ia menilai bahwa masuknya beras ilegal ke dalam negeri berpotensi merusak harga pasar, melemahkan posisi petani lokal, serta mengganggu kebijakan strategis pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan.
“Ini bukan sekadar pelanggaran administratif kepabeanan. Dampaknya sistemik dan luas, sehingga negara wajib hadir secara tegas untuk menghentikan praktik-praktik semacam ini,” tegasnya.
Dari sisi hukum, Azmi menyebut bahwa penyelundupan beras dapat dijerat dengan berbagai aturan, mulai dari pelanggaran karantina hingga ketentuan pidana ekonomi. Ia menegaskan bahwa aspek karantina saja sudah cukup untuk menjerat pelaku, belum termasuk pelanggaran di sektor tata niaga dan kepabeanan.
“Kalau ditarik dari sisi karantina saja, pelanggarannya sudah sangat jelas. Ditambah lagi dengan aturan tata niaga dan hukum pidana, ada banyak pasal yang bisa diterapkan untuk memberikan efek jera maksimal,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan